Spanduk Dicari Pimpinan PT. BAL/SNP, Disobek Orang Tak Dikenal, Masyarakat : Kebenaran Tidak Bisa Dihilangkan

oleh -115 Dilihat
oleh

MBN//Ketapang//Kalbar – Belum lama dipasang oleh masyarakat pemegang alas hak di wilayah Desa Pelanjau Jaya dan Suka Karya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, sebuah spanduk bertuliskan “Dicari” yang memuat nama sejumlah pihak terkait PT BAL dan PT SNP /Minamas Group, kini dilaporkan telah disobek oleh orang yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Spanduk tersebut sebelumnya dipasang sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang mengaku masih berupaya mencari dan meminta penjelasan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan persoalan lahan yang hingga kini masih menjadi sengketa antara masyarakat dan perusahaan.

Namun, tindakan perusakan terhadap spanduk tersebut justru memunculkan reaksi baru dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku semakin yakin bahwa pihak-pihak yang selama ini mereka cari tidak memiliki itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan secara terbuka.

“Kami memasang spanduk itu bukan untuk mengancam siapa pun. Kami hanya ingin mencari dan bertemu agar persoalan yang selama ini terjadi bisa dibicarakan dengan baik. Tetapi ketika spanduk itu disobek oleh orang yang tidak bertanggung jawab, masyarakat justru semakin bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” ujar salah seorang perwakilan masyarakat.

Menurut warga, apabila memang tidak ada persoalan yang perlu disembunyikan, seharusnya ruang dialog dan komunikasi dapat dibuka seluas-luasnya tanpa harus melakukan tindakan yang justru memicu kecurigaan di tengah masyarakat.

Masyarakat menilai bahwa penyobekan spanduk tidak akan menyelesaikan persoalan yang sedang mereka perjuangkan. Sebaliknya, tindakan tersebut dinilai hanya memperkuat keyakinan warga bahwa masih ada pihak yang enggan memberikan penjelasan kepada publik.

“Kami tidak mencari musuh. Kami hanya mencari kejelasan dan keadilan. Kalau spanduk disobek, itu tidak akan menghapus pertanyaan masyarakat. Justru masyarakat semakin yakin bahwa orang-orang yang dicari memang tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat juga mengimbau agar seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan dialog serta penyelesaian secara damai. Mereka berharap pihak-pihak yang namanya tercantum dalam spanduk tersebut bersedia memberikan klarifikasi dan membuka ruang komunikasi dengan masyarakat guna menghindari kesalahpahaman yang berkepanjangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui siapa pihak yang melakukan penyobekan spanduk tersebut. Masyarakat berharap aparat terkait dapat membantu mengungkap pelaku apabila tindakan tersebut memang dilakukan secara sengaja.

Media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.