
MBN / NTT//Flores Timur//Lewopao- 14 Juli 2026 – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) kembali dilaksanakan di Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara terpadu bagi balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) melalui pemeriksaan kesehatan rutin setiap bulan.
Tim Kesehatan Desa Lewopao, Hermanus, menjelaskan bahwa Posyandu ILP merupakan pelayanan kesehatan terpadu yang menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari balita, ibu hamil, hingga lansia. Menurutnya, pelayanan ini menjadi upaya penting dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat secara berkala.

“Posyandu di Desa Lewopao dilakukan secara umum melalui Integrasi Layanan Primer (ILP), sehingga pelayanan diberikan kepada balita, ibu hamil, dan lansia. Dengan pemeriksaan rutin setiap bulan, kondisi kesehatan masyarakat dapat dipantau sejak dini ujar Hermanus”
Ia menjelaskan, pelayanan bagi balita diawali dengan proses pendaftaran, kemudian penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan, pengukuran lingkar lengan atas (LILA) maupun lingkar kepala sesuai usia, pencatatan hasil pemeriksaan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS), serta pemeriksaan kesehatan dasar.
Sementara itu, pelayanan bagi lansia dilaksanakan melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang menjadi bagian dari Posyandu ILP. Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemantauan kondisi kesehatan, pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.
Hermanus mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi lansia dilakukan secara rutin setiap bulan agar perkembangan kondisi kesehatan mereka dapat terus dipantau.
“Apabila pada pemeriksaan bulan sebelumnya tekanan darah peserta menunjukkan hasil atau rendah, maka kami akan memberikan penanganan dan obat sesuai kebutuhannya. Selanjutnya, pada Posbindu bulan berikutnya dilakukan pemeriksaan kembali untuk mengetahui apakah tekanan darahnya sudah membaik atau masih memerlukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Menurut Hermanus, antusiasme masyarakat Desa Lewopao dalam mengikuti Posyandu ILP setiap bulan cukup tinggi. Partisipasi aktif masyarakat memudahkan tenaga kesehatan melakukan pemantauan kesehatan secara berkelanjun.
Masyarakat Desa Lewopao sangat berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu setiap bulan. Melalui pemeriksaan rutin ini, mereka dapat mengetahui kondisi kesehatannya. Misalnya, jika pada bulan sebelumnya tekanan darah seseorang tinggi atau rendah, kami memberikan obat sesuai hasil pemeriksaan, kemudian akan diobservasi kembali pada bulan berikutnya untuk melihat apakah tekanan darahnya sudah normal atau masih memerlukan penanganan lanjutan,” tambah Hermanus.
Kegiatan Posyandu ILP kali ini juga mendapat dukungan dari mahasiswa KKN-T Gentaskin Batch II Tahun 2026 yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Lewopao. Mahasiswa turut membantu tenaga kesehatan selama proses pelayanan.
Salah satu mahasiswa KKN-T Gentaskin, Agnes Sri Hastuti, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat tersebut.
“Saya sangat senang dapat membantu kegiatan Posyandu hari ini. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan masyarakat Desa Lewopao sangat antusias mengikuti setiap pelayanan yang diberikan. Semoga semangat masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatannya terus meningkat sehingga kualitas kesehatan masyarakat semakin baik,” ungkap Agnes.
Melalui pelaksanaan Posyandu ILP secara rutin, Pemerintah Desa bersama tenaga kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya mendukung pencegahan stunting,serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Lewopao, Kec. Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur.
Penulis: Nurak Itha
Editor: Teridius Balang


