MBN//Pulang Pisau//Kal-Teng-Deretan kendaraan dinas roda empat milik Pemkab Pulang Pisau terlihat mangkrak di area terbuka halaman Kantor Bupati. Kondisi puluhan mobil dinas itu terbengkalai dan tidak terawat, sehingga memantik kritik warga soal pengelolaan aset yang dinilai kurang optimal dan berpotensi merugikan daerah.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan-kendaraan tersebut dibiarkan terpapar panas dan hujan tanpa ada garasi pelindung. Akibatnya, beberapa unit mulai rusak di bagian bodi dan mesin karena terlalu lama tidak dioperasikan. Tak hanya roda empat, puluhan sepeda motor dinas juga tampak bernasib sama.
Salah satu warga Pulang Pisau menyayangkan kondisi aset daerah itu. Menurutnya, kendaraan yang sebenarnya masih layak jual seharusnya segera ditangani, entah diperbaiki untuk dipakai lagi atau dilelang agar bisa menambah pemasukan kas daerah.
“Mubazir kalau dibiarkan saja. Padahal kalau cepat ditangani masih laku dijual. Kalau kelamaan, rusak semua dan malah jadi besi tua,” kata warga yang enggan disebut namanya, Rabu (15/4/2026).
Masyarakat berharap Pemkab segera mengambil langkah nyata. Opsi perbaikan maupun pelelangan dianggap lebih bermanfaat dibanding membiarkan aset tersebut rusak tanpa kejelasan.
Sampai berita ini ditulis, pihak Pemkab Pulang Pisau belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana penanganan kendaraan dinas yang terbengkalai itu. Dorongan dari warga diharapkan bisa mendorong transparansi dan perbaikan tata kelola barang milik daerah.
Persoalan aset daerah yang terbengkalai memang bukan hal baru. Di banyak daerah, pengelolaan barang milik negara/daerah kerap jadi sorotan karena belum memberi manfaat optimal bagi masyarakat. (Ron)




