Warga Desa Teluk Bayur Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Teguhkan Persatuan di Tengah Perjuangan Hak Lahan

oleh -112 Dilihat
oleh

Ketapang, Kalimantan Barat – Warga Desa Teluk Bayur, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (15/01/2026), menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Huda. Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum spiritual bagi masyarakat di tengah dinamika perjuangan mereka mempertahankan hak-hak atas lahan.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut menghadirkan penceramah KH. Gus Almudin Jazuli, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan tausiyah bertema penguatan iman, kesabaran, dan pentingnya menjaga persatuan umat dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Dalam ceramahnya, KH. Gus Almudin menekankan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga pelajaran tentang keteguhan hati, kejujuran, dan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Teluk Bayur, Suarmin Boyo, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga dari berbagai lapisan. Kehadiran pemerintah desa dan unsur masyarakat menjadi simbol sinergi dalam membangun kebersamaan dan menjaga keharmonisan sosial di desa.

Kepala Desa Teluk Bayur, Suarmin Boyo, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme warga yang tetap memprioritaskan kegiatan keagamaan di tengah kesibukan dan perjuangan yang sedang mereka jalani. Ia berharap peringatan Isra Mi’raj ini dapat menjadi sumber kekuatan moral bagi masyarakat untuk tetap mengedepankan musyawarah, kedamaian, dan persatuan.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, kita tetap bisa berkumpul dalam suasana religius. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman dan kebersamaan masih menjadi landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Teluk Bayur,” ujar Suarmin Boyo.

Momen peringatan ini juga dimaknai sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas warga yang sedang berjuang memperjuangkan hak-hak atas lahan mereka. Meski berada dalam situasi yang tidak mudah, masyarakat tetap meluangkan waktu untuk memperingati Isra Mi’raj sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT serta upaya memperkuat ikatan persaudaraan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan seluruh warga Desa Teluk Bayur. Harapannya, nilai-nilai spiritual yang dipetik dari peringatan Isra Mi’raj ini dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menghadapi setiap proses kehidupan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan semangat persatuan. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.