
Ketapang, Kalimantan Barat —Teriakan “Betul!” menggema dari ratusan warga Desa Teluk Bayur, Pelanjau Jaya, dan Suka Karya saat Prof. Dr. Suhardi Somomoeljono, S.H.,M.H (Dewan Pakar DPP ARUN) bertanya langsung apakah mereka telah dirugikan selama lebih dari tiga dekade.
Pertemuan bersejarah ini berlangsung dalam Musyawarah Rakyat yang digelar Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN). Acara ini menghadirkan deretan agenda strategis yaitu penyerahan kuasa hukum masyarakat kepada DPP ARUN, paparan materi agraria, penyampaian keluh kesah tokoh masyarakat, deklarasi kain putih sebagai simbol persatuan, hingga pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tridharma Indonesia.
Penyerahan Kuasa, Mandat Perjuangan

Dalam prosesi khidmat, perwakilan desa menyerahkan dokumen kuasa hukum kepada tim ARUN yang dipimpin Prof. Suhardi, didampingi kuasa hukum Yudi Rijali Muslim, S.H.,M.H. dan Saaqib Faiz Baarrffan, S.H..
“Hari ini kita tidak lagi berjuang sendirian. ARUN resmi menjadi perisai hukum rakyat,” tegas M.Sood salah satu tokoh desa.
Paparan Agraria, Dialog Dulu, Hukum Kemudian
Prof. Suhardi menegaskan bahwa musyawarah dan mufakat adalah jalan utama, namun jika pintu itu tertutup, jalur hukum harus ditempuh dengan kekuatan penuh.
“Kita akan hadapi ini dengan kepala tegak. Rakyat tidak boleh kalah di tanahnya sendiri,” ujarnya.
Suara Tokoh Yang Merasa Luka selama 30 Tahun

Tokoh-tokoh desa mengungkap luka lama akibat konflik lahan yang menggerus penghidupan mereka.
“Kami berjuang bukan untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan anak cucu,” kata perwakilan warga yang disambut sorak dukungan.
Deklarasi Kain Putih Yang Merupakan Janji Tak Tergoyahkan

Kain putih sepanjang beberapa meter dipenuhi tanda tangan warga sebagai simbol sumpah setia untuk tetap bersatu.
“Tanda tangan ini janji kami, sampai hak kami kembali,” ujar warga Teluk Bayur.
Pelantikan LBH Tridharma Indonesia Garda Terdepan di Medan Hukum
Acara ditutup dengan pelantikan LBH Tridharma Indonesia yang akan mengawal perjuangan hingga titik akhir.
“Selama rakyat masih dizalimi, LBH Tridharma akan terus bergerak,” tegas Muhammad Jimi Rizaldi selaku Direkturnya.
Satu Suara, Satu Langkah, Satu Tujuan
Musyawarah Rakyat di Teluk Bayur, Pelanjau Jaya dan Suka Karya menjadi sinyal keras bahwa perjuangan rakyat kini tak lagi lokal, tetapi siap diperjuangkan hingga ke level nasional. Dengan dukungan ARUN dan LBH Tridharma Indonesia, masyarakat kini memiliki tameng hukum dan barisan yang solid.
“Ini baru permulaan. Perjuangan akan panjang, tapi kita akan melangkah bersama hingga keadilan berpihak pada rakyat,” pungkas Binsar Tua Ritonga selaku Ketua DPD ARUN.
