Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Mahasiswa KKN Bersama Masyarakat Liabeke Bangun Gapura di Perbatasan Desa

oleh -44 Dilihat
oleh

MBN/NTT — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama masyarakat Desa Liabeke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, bergotong royong membuat gapura di perbatasan desa.

 

Kegiatan pembuatan gapura tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme. Kepala Desa Liabeke, Robertus Raja, mengatakan bahwa pembangunan gapura ini merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan bangsa Indonesia yang telah mencapai usia kemerdekaan ke-81 tahun.

Menurutnya, gapura tersebut tidak hanya menjadi hiasan dalam menyambut perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi simbol yang mengingatkan masyarakat akan jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

“Dengan adanya gapura yang dihiasi warna merah putih dan nuansa kemerdekaan, masyarakat semakin terdorong untuk mencintai bangsa dan negara,” ujar Robertus Raja.

Gapura tersebut dibuat secara sederhana dengan memanfaatkan bahan alam yang tersedia di Desa Liabeke, seperti bambu. Bahan tersebut kemudian dihias dan dicat dengan warna merah putih yang melambangkan bendera kebangsaan Indonesia.

Selain membuat gapura, pemerintah desa bersama masyarakat dan mahasiswa KKN juga melakukan kegiatan pembersihan lingkungan, seperti membersihkan pinggir jalan umum, kantor desa, serta fasilitas umum lainnya. Pembersihan dilakukan agar lingkungan desa terlihat lebih rapi dan nyaman menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Sementara itu, masyarakat setempat menyampaikan rasa bangga atas kegiatan tersebut. Mereka menilai pembuatan gapura menjadi salah satu bentuk kecintaan dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

Masyarakat berharap semangat gotong royong dan rasa nasionalisme terus terjaga, terutama dalam menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.