Polisi Tangani Lakalantas Dua Sepeda Motor di Nanga Mahap, Satu Korban Meninggal Dunia

oleh -53 Dilihat
oleh

MBN / SEKADAU, Polda Kalbar – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di RT Kemurang, Dusun Tembesuk, Desa Tembesuk, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pengendara meninggal dunia, sementara pasangan suami istri mengalami luka berat.

Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan mengatakan korban meninggal merupakan pengendara Honda GTR berinisial UA (18). Sementara itu, pengendara Honda Revo berinisial GS (38) dan penumpangnya LR (30) mengalami cedera kepala berat.

“Korban UA dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Nanga Mahap akibat mengalami pendarahan berat, cedera kepala berat, serta luka parah pada bagian wajah,” kata IPDA Iwan dalam keterangannya, Selasa (30/6).

IPDA Iwan menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, GS bersama istrinya dalam perjalanan pulang dari Desa Nanga Suri menuju Dusun Karang Betung dengan mengendarai Honda Revo. Pada saat yang sama, UA mengendarai Honda GTR dari arah berlawanan setelah pergi ke Nanga Mahap untuk membeli telepon seluler.

“Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, sepeda motor Honda Revo yang dikendarai GS tidak menggunakan lampu penerangan. Saat melintas di tanjakan RT Kemurang, Honda GTR yang dikendarai UA melaju menuruni tanjakan dengan kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan adu banteng antara kedua sepeda motor,” ujarnya.

 

Usai menerima laporan warga, personel Polsek Nanga Mahap langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Nanga Mahap untuk mengerahkan ambulans.

Korban LR lebih dahulu dievakuasi keluarganya menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Nanga Mahap. Sementara itu, GS dievakuasi menggunakan mobil milik Kepala Desa Tembesuk, sedangkan UA dievakuasi ke Puskesmas Nanga Mahap menggunakan ambulans.

Setelah mendapat penanganan medis, UA dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Dusun Karang Betung. Sementara itu, GS dan LR dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

IPDA Iwan menambahkan, pada Selasa pagi, personel Satlantas Polres Sekadau bersama Jasa Raharja dan personel Polsek Nanga Mahap telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bagian dari proses penyelidikan penyebab kecelakaan.

“Kecelakaan ini masih dalam penanganan petugas. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, termasuk memastikan lampu penerangan berfungsi dengan baik, serta menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.