PLN Nusantara Power Pulang Pisau Kerahkan Armada dan Logistik Bantu Padamkan Karhutla di Kahayan Hilir

oleh -38 Dilihat
oleh
Aksi nyata PLN Nusantara Power UP PLTU Pulang Pisau. Mobil damkar milik perusahaan diterjunkan langsung untuk membantu memadamkan karhutla di Jalan Trans Kalimantan, Kahayan Hilir. Salut!

MBN/PULANG PISAU/KALTENG – Musim kemarau panjang yang melanda Kalimantan Tengah kembali memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan karhutla. Salah satu titik yang terdampak cukup parah berada di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.

Di tengah upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan, PT PLN Nusantara Power UP PLTU Pulang Pisau turut hadir memberikan kontribusi nyata. Perusahaan pembangkit listrik ini tidak hanya menerjunkan personel, tetapi juga mengerahkan 1 unit mobil damkar milik perusahaan untuk membantu memadamkan api, Sabtu (29/8/2026).

Dari pantauan di lapangan Jalan Trans Kalimantan, armada damkar berwarna merah bertuliskan “PLN PLTU PULANG PISAU” terlihat beroperasi bersama water tank milik BPBD. Para petugas dengan sigap menarik selang dan menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih menyala di lahan gambut.

Wujud Nyata Kepedulian BUMN
Manager PT PLN Nusantara Power UP Pulang Pisau, Wardhana menegaskan bahwa keterlibatan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Selama terjadi kebakaran, PLTU terus berkontribusi membantu memadamkan api sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Warhamna, dampak karhutla tidak hanya berupa lahan yang terbakar. Asap yang ditimbulkan juga mengganggu kesehatan warga, aktivitas sekolah, hingga perekonomian masyarakat di sekitar.

“Kami menyadari betul bagaimana rasanya terdampak asap. Karena itu kami tidak bisa tinggal diam. Ini tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Warhamna menyebut, penanganan karhutla adalah pekerjaan besar yang tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan juga dunia usaha.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari semua elemen agar api cepat padam dan tidak meluas. Karena itu, PLN Nusantara Power turut mengambil bagian dalam membantu tim gabungan dan relawan di lapangan,” jelasnya.

Sejumlah personel PLN terlihat bahu-membahu bersama anggota BPBD dan relawan. Mereka membantu memadamkan api, melakukan pendinginan, hingga memantau titik rawan agar tidak muncul kembali.

Selain dukungan personel dan armada, PLN Nusantara Power juga memberikan perhatian kepada para pejuang di garis depan. Bantuan berupa konsumsi, air minum, dan vitamin disalurkan langsung ke posko relawan.

“Selain itu, kami juga memberikan konsumsi bagi para relawan yang berjuang memadamkan api. Kami tahu mereka bekerja di tengah panas, asap, dan medan yang berat. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan menambah tenaga mereka,”kata Warhamna.

Ia berharap, bantuan logistik tersebut dapat membantu petugas dan relawan yang berada di lapangan, sekaligus menjadi penyemangat agar api segera dapat dipadamkan sepenuhnya.

Di akhir keterangannya, Warhamna mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak.

“Menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, terutama di musim kemarau yang rawan karhutla dan berdampak pada kesehatan serta aktivitas warga. Mari kita jaga hutan dan lahan kita bersama-sama,” tegasnya.

Pihaknya juga menyatakan komitmen PLN Nusantara Power untuk terus berkoordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Jika dibutuhkan, perusahaan siap kembali mengerahkan bantuan tambahan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan di wilayah Kahayan Hilir masih terus dilakukan oleh tim gabungan agar api tidak kembali menyala dan meluas ke area lain.

(ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.