Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Manfaatkan Waktu Luang dengan Edukasi Pembuatan Pakan Fermentasi di Desa Lewopao

oleh -57 Dilihat
oleh

MBN//NTT_Kamis, 16 Juli 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) GENTASKIN yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, yakni Universitas Nusa Nipa Indonesia; Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng; Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat St. Ursula; STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere; Universitas Flores Ende; Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero; Universitas Muhammadiyah Maumere; serta STIPER Flores Bajawa.

terus menunjukkan semangat kolaborasi selama melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur.

Pada Kamis, 16 Juli 2026, saat seluruh peserta KKN menjalani waktu istirahat dari agenda utama, mahasiswa STIPER Flores Bajawa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengetahuan melalui kegiatan edukasi pembuatan pakan fermentasi. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah bapak asuh, Marianus Lading Paji (Bapak Gatot), yang berlokasi di Dusun 02, Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki, sekaligus melengkapi rangkaian kegiatan kolaboratif yang telah dilaksanakan bersama seluruh peserta KKN Tematik GENTASKIN.

Pembuatan pakan fermentasi bertujuan memberikan alternatif pakan ternak yang lebih hemat, mudah dibuat, dan tetap memiliki nilai gizi dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di Desa Lewopao. Pemilihan lokasi kegiatan di rumah Bapak Marianus Lading Paji (Bapak Gatot) dilakukan karena tempat tersebut mudah dijangkau, memiliki area yang cukup luas, serta berada dekat dengan masyarakat sehingga warga dapat menyaksikan dan belajar secara langsung.

Dalam praktiknya, mahasiswa menggunakan berbagai bahan lokal seperti batang pisang, keladi beserta daunnya, dedak jagung, dan kelapa. Bahan-bahan tersebut terlebih dahulu dipotong kecil, kemudian dicampurkan dengan dekomposer dan larutan gula sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat untuk menjalani proses fermentasi selama kurang lebih lima hingga tujuh hari hingga siap digunakan sebagai pakan ternak.

Pemanfaatan bahan-bahan tersebut dipilih karena mudah ditemukan di Desa Lewopao serta memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas ternak. Selain itu, penggunaan bahan lokal diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pakan komersial yang memiliki harga semakin meningkat.

Masyarakat dan bapak asuh menyambut positif kegiatan ini. Antusiasme terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait proses pembuatan, manfaat, serta cara penerapan pakan fermentasi secara mandiri. Mahasiswa juga memberikan penjelasan dan praktik langsung agar masyarakat dapat menerapkannya dengan mudah setelah kegiatan KKN selesai.

Hermina Ngene, mahasiswa STIPER Flores Bajawa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemanfaatan bahan lokal merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan masyarakat untuk menekan biaya pakan ternak sekaligus meningkatkan nilai guna sumber daya yang tersedia di desa.

Hermina Ngene (kiri) bersama rekannya saat mengolah pakan ternak di Lewopao, Kamis (16/7/2026).

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi pengetahuan yang sederhana namun bermanfaat. Bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan di Desa Lewopao, sehingga masyarakat dapat membuat pakan fermentasi secara mandiri dengan biaya yang lebih terjangkau. Harapannya, ilmu ini tetap diterapkan meskipun program KKN telah selesai dan dapat membantu meningkatkan produktivitas peternakan masyarakat,” ujar Hermina.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, semakin terdorong untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pakan ternak yang ekonomis dan berkualitas, sehingga mampu mendukung perkembangan usaha peternakan di desa.

Semangat kolaborasi menjadi nilai utama dalam pelaksanaan KKN Tematik GENTASKIN. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi saling mendukung dengan menyumbangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman sesuai bidang masing-masing demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur.

Penulis: Teridius BalangĀ 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.