Tindak Lanjut Proker, Mahasiswa KKN-T Gentaskin Gelar Lomba Fermentasi Pakan Ternak di Lewopao

oleh -24 Dilihat
oleh

MBN//NTT — Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, panitia penyelenggara perlombaan 17 Agustus Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, berkolaborasi dengan mahasiswa KKN-T Gentaskin menggelar lomba pembuatan fermentasi pakan ternak pada Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat dari Dusun I, Dusun II, dan Dusun III Desa Lewopao. Perlombaan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga merupakan bentuk tindak lanjut dari program kerja mahasiswa KKN-T Gentaskin yang sebelumnya telah dilaksanakan di masyarakat.

Melalui program kerja tersebut, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan berbagai bahan lokal yang tersedia di sekitar masyarakat untuk diolah menjadi pakan ternak melalui proses fermentasi. Bahan yang digunakan tidak terbatas pada batang pisang dan keladi, tetapi dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal lainnya yang tersedia dan dapat diolah menjadi pakan yang dapat dikonsumsi ternak, khususnya babi. Dalam prosesnya, masyarakat juga menggunakan dekomposer sebagai salah satu produk STIPER untuk membantu proses fermentasi bahan pakan.

Berdasarkan hasil observasi mahasiswa selama menjalankan program kerja, diperlukan adanya tindak lanjut agar pengetahuan yang telah diberikan tidak berhenti pada kegiatan sebelumnya. Karena itu, materi fermentasi pakan ternak kemudian dikemas dalam bentuk perlombaan sehingga masyarakat dapat kembali mempraktikkan pengetahuan tersebut secara langsung.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk saling berbagi pengalaman mengenai pemilihan bahan, proses fermentasi, kebersihan, hingga cara penyimpanan pakan. Selain itu, pemanfaatan bahan lokal diharapkan dapat mengurangi bahan pertanian yang terbuang sekaligus membantu masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap pakan yang harus dibeli.

Hermina Ngene, mahasiswi semester V, Program Studi Nutrisi dan Pakan Ternak STIPER Bajawa, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba fermentasi pakan ternak merupakan inovasi sederhana yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

“Lomba ini bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpeserta mengenai teknik fermentasi serta pemanfaatan bahan lokal,” ungkap Hermina.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut memiliki potensi dari sisi ekonomi karena dapat membantu mengurangi biaya pembelian pakan. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan bahan lokal juga dapat mengurangi limbah atau hasil samping pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Hermina berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan masyarakat tidak hanya berhenti pada perlombaan, tetapi mampu menerapkan proses fermentasi secara mandiri dan berkelanjutan. Ke depan, kualitas hasil fermentasi juga dapat diperhatikan melalui aroma, tekstur, daya simpan, tingkat penerimaan ternak, serta manfaatnya terhadap pertumbuhan dan produktivitas ternak.

Melalui kolaborasi antara panitia penyelenggara 17 Agustus dan mahasiswa KKN-T Gentaskin, kegiatan ini menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi, pemberdayaan, dan keberlanjutan program yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Lewopao.

Penulis: Nurak Itha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.