Jalan Brigjen Katamso Rusak Parah, Warga Sukaharja Ketapang Desak Perbaikan Segera

oleh -114 Dilihat
oleh

Ketapang – Kondisi jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Ketapang kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kerusakan parah terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan (RT 024/RW 006), yang telah dikeluhkan warga selama berbulan-bulan tanpa adanya perbaikan permanen.

Pantauan di lapangan menunjukkan, terdapat beberapa titik jalan dengan kerusakan bervariasi, mulai dari retakan kecil hingga lubang besar yang tergenang air saat hujan. Parahnya, di sepanjang ruas jalan tersebut juga tidak dilengkapi parit atau saluran irigasi yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

Tokoh masyarakat setempat, Uti Iwan dan Long Supar, menyampaikan keluhan mereka kepada awak media. Menurut mereka, kondisi jalan yang rusak ini sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terlebih ruas tersebut merupakan jalur penting menuju pelabuhan dan jalur distribusi ekonomi warga.

“Di lingkungan ini banyak perusahaan besar, tapi kesejahteraan warga tidak terasa. Jalan rusak seperti ini dibiarkan berbulan-bulan, sementara dana CSR perusahaan seolah tidak dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sekitar,” ujar mereka dengan nada kecewa.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain yang enggan disebutkan namanya. Ia menilai, kerusakan jalan tersebut tidak sejalan dengan komitmen Bupati Ketapang yang selama ini dikenal serius dalam mendukung perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur.

“Kami percaya komitmen Bupati Ketapang, tapi di lapangan masih ada oknum dinas yang tidak bekerja secara amanah. Jalan ini sudah hampir lima bulan rusak tanpa perbaikan permanen,” ungkapnya.

Ironisnya, sepanjang kurang lebih 50 meter ruas jalan kini dipenuhi lubang yang tergenang air. Bahkan, seorang warga terpaksa menanam pohon pisang di tengah lubang jalan sebagai tanda peringatan agar tidak terjadi kecelakaan, khususnya pada malam hari.

Warga juga mengungkapkan bahwa kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak di wilayah Kelurahan Sukaharja sudah beberapa kali terjadi. Salah satunya dialami seorang pengendara yang terjatuh saat melintas dari arah hulu menuju Kota Ketapang, akibat jalan berlumpur dan berlubang, terutama saat musim hujan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum kerusakan ini memakan korban lebih banyak.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, sebelumnya menegaskan pentingnya komitmen anggaran tahunan yang berkelanjutan untuk menangani ruas-ruas jalan vital yang rusak parah agar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga pernah menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan di Ketapang menjadi prioritas, dengan target penyelesaian dalam kurun waktu dua tahun guna meningkatkan konektivitas regional.

Sementara itu, di tingkat legislatif, anggota DPRD mendorong agar penggunaan anggaran perbaikan jalan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan, serta memastikan program infrastruktur tetap menjadi prioritas pada tahun anggaran berikutnya.

Warga, aktivis, tokoh pemuda, dan pemangku agama di Ketapang berharap agar persoalan jalan rusak ini tidak hanya berhenti pada janji, melainkan segera direalisasikan melalui tindakan nyata demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.