MBN || SAMBAS – Kegiatan Upgrading DA’I dan Seminar Internasional resmi dibuka hari ini di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Seminar yang berlangsung pada 7–9 April 2026 dipusatkan di Aula Kantor Bupati Sambas.
Agenda ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyaguspada Selasa, 7 April 2026. Dengan mengusung tema “Sinergitas Dai dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara”. Kegiatan tersebut turut menghadirkan perwakilan dai dan pembicara lintas negara dari enam negara (termasuk Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina).
Bupati Sambas, H Satono mengatakan sinergi antara Dai, pemerintah dan masyarakat, menjadi kunci utama dalam menghadapi era sekarang ini. Dimana beratnya tantangan sosial dan budaya.
Satono berharap, melalui kegiatan yang dilaksanakan. Terbangun kolaborasi yang kuat, sehingga dakwah tidak hanya berfungsi sebagai penyampai nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, terutama di kawasan perbatasan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dai dalam mendukung pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan,” kata Satono yang juga Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Kalimantan Barat dengan Pemerintah Kabupaten Sambas.
@Tim




