Siswa-Siswi di Singkawang Kalimantan Barat Lanjutkan Belajar Daring Akibat Udara Tidak Sehat

oleh -2 Dilihat
oleh

MBN || SINGKAWANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang memperpanjang masa pembelajaran secara daring bagi seluruh siswa karena kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan pengukuran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) per 10 September 2026, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Singkawang tercatat menyentuh angka 186.

Kepala Disdikbud Kota Singkawang, Asmadi, menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar secara tatap muka belum bisa dibuka kembali. Kebijakan ini akan terus berlanjut selama angka ISPU masih berada di atas ambang batas aman atau di atas 100.

“Selama ISPU masih di atas 100 dan lembaga berwenang menyatakan udara masih tidak sehat, pembelajaran tatap muka masih dialihkan ke daring,” ujar Asmadi.

Kebijakan belajar dari rumah ini tercatat sudah berjalan kurang lebih selama 15 hari. Pihak Dinas Pendidikan belum menentukan batas waktu penutupan sekolah, dan akan terus memantau perkembangan kualitas udara di lapangan secara berkala.

Meski para siswa diwajibkan belajar dari rumah, aturan bekerja dari rumah (work from home) belum diterapkan bagi para guru. Tenaga pendidik dan staf sekolah tetap diminta beraktivitas seperti biasa di sekolah dengan kewajiban menggunakan masker serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di sekitar lingkungan sekolah. Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk membatasi aktivitas anak-anak di luar ruangan selama kabut asap tebal menyelimuti.

 

@Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.