Sat Reskrim Polres Sambas Olah TKP Korban Meninggal Tenggelam Di Kolam Renang

oleh -50 Dilihat
oleh

MBN / Sambas, Polda Kalbar, Polres Sambas — Peristiwa duka terjadi di kawasan wisata Kolam Renang yang berlokasi di Dusun Rambi RT 004 RW 001, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban merupakan anak perempuan diketahui berinisial B (7), warga Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian korban sedang bermain di area kolam renang anak. Setelah selesai bermain seluncuran, korban diduga berpindah ke kolam renang dewasa tanpa diketahui oleh ibu maupun anggota keluarganya yang saat itu sedang berada di kawasan wisata.

Korban kemudian ditemukan dalam keadaan tidak bergerak dengan posisi terlungkup di dasar kolam renang dewasa yang memiliki kedalaman sekitar 105 hingga 175 sentimeter. Pihak pengelola bersama keluarga segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Sambas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih memerlukan pemeriksaan lanjutan melalui autopsi. Berdasarkan diagnosis awal dari tim medis, korban diduga meninggal akibat tenggelam (accidental drowning at swimming pool).

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan sejumlah informasi guna memastikan penyebab kejadian. Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga tidak dapat berenang dan tenggelam saat berada di kolam dewasa yang kedalaman airnya melebihi tinggi badan korban.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna melengkapi seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.

Ia juga mengimbau para orang tua dan pengelola tempat wisata air agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di area kolam renang sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami menyampaikan turut berduka cita kepada pihak keluarga korban, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini”, tutupnya. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan anak-anak.

Humas Polres Sambas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.