Sat Pol Airud Polres Ketapang Bersama Tim Gabungan Laksanakan Evakuasi Korban Insiden di Perairan Sungai Pawan

oleh -191 Dilihat
oleh

MBN//KETAPANG//Polda Kalbar – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Ketapang bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan TNI AL melaksanakan kegiatan evakuasi terhadap korban insiden kecelakaan laut yang terjadi di perairan Sungai Pawan, tepatnya di wilayah Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan terdapat 6 (enam) orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Lautan Anugerah yang menjadi korban setelah terjatuh dan mengalami insiden di perairan tersebut.

Dari hasil evakuasi, seluruh korban berhasil ditemukan dan segera mendapatkan penanganan medis. Sebanyak 5 (lima) orang korban dengan inisial I, ZC, AA, R, dan Z mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Sementara itu, 1 (satu) orang korban lainnya dengan inisial A dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kasat PolAirud AKP Maryono S.E menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kejadian darurat di wilayah perairan.

“Kami bersama tim gabungan bergerak cepat dalam melakukan evakuasi terhadap para korban. Ini merupakan bentuk sinergi dan kesiapsiagaan kami dalam merespon setiap kejadian di wilayah hukum Polres Ketapang, khususnya di perairan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan dan awak kapal, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, menggunakan alat pelindung diri, serta memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak sebelum berlayar. Apabila terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani,” tambahnya.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan demi mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.