Rapat Pengurus STN Kalbar Bahas Penguatan Organisasi dan Program Kerja

oleh -31 Dilihat
oleh

MBN//Pontianak//Kalbar – Serikat Tani Nelayan (STN) Wilayah Kalimantan Barat menggelar rapat kepengurusan di Pontianak, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, soliditas, serta penataan administrasi organisasi dalam menjalankan program kerja STN di Kalimantan Barat.

Rapat kepengurusan tersebut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya sosialisasi program kerja sesuai AD/ART, persiapan audiensi dengan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat terkait keberadaan, kepengurusan dan program STN, serta pembenahan administrasi dan surat-menyurat organisasi.

Ketua STN Wilayah Kalimantan Barat, Yakarias Irawan, A.Md., S.Pt., M.P., CPLA., C.MED, menegaskan bahwa konsolidasi diperlukan agar seluruh program organisasi dapat berjalan secara tertib dan terarah.

“Rapat ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas organisasi, sekaligus memastikan seluruh kegiatan STN berjalan sesuai AD/ART,” demikian disampaikan dalam sambutan Ketua STN Wilayah Kalbar.

Muhammad Jimi: Pengurus Harus Segera Menyesuaikan Program Kerja

Sementara itu, Sekretaris Wilayah STN Kalimantan Barat, Muhammad Jimi Rizaldi, A.Md., S.ST., M.T., MCE., CPLA, memberikan semangat kepada seluruh jajaran pengurus agar segera melakukan penyesuaian terhadap program kerja organisasi.

Menurutnya, STN Kalbar harus dibangun sebagai organisasi yang memiliki tata kelola baik, solid secara kelembagaan, serta mampu hadir di tengah masyarakat.

“Saya selalu memberikan semangat kepada teman-teman pengurus STN Wilayah Kalimantan Barat agar segera menyesuaikan seluruh program kerja yang ada dengan AD/ART serta kebutuhan masyarakat di daerah. Kita ingin STN tumbuh menjadi organisasi yang tertib, solid dan benar-benar memberikan manfaat,” ujar Muhammad Jimi.

Ia juga menyampaikan bahwa STN Wilayah Kalimantan Barat membuka ruang yang luas bagi masyarakat di seluruh kabupaten/kota untuk ikut membangun organisasi.

“STN Wilayah Kalbar tetap akan memberikan peluang yang besar bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk membentuk kepengurusan STN di 14 kabupaten/kota. Kita ingin membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki kepedulian terhadap petani dan nelayan,” tambahnya.

Muhammad Jimi menegaskan, petani dan nelayan memiliki posisi penting dalam pembangunan bangsa. Karena itu, menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan perlu menjadi perhatian bersama.

“Petani dan nelayan adalah bagian penting dari kemajuan bangsa. Mereka harus mendapatkan perhatian dan kesejahteraan yang sebaik-baiknya dari negara. STN hadir untuk ikut mendorong agar kepentingan dan aspirasi mereka dapat disuarakan secara baik dan konstruktif,” katanya.

Dihadiri Pengurus dan Tokoh Muda Kalbar

Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus STN Wilayah Kalimantan Barat, di antaranya Beny Than Heri, S.Hut., yang dikenal aktif sebagai motivator dalam berbagai kegiatan UMKM di Kalimantan Barat.

Turut hadir Zean Novriah, S.H., sosok pemuda yang aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Keduanya juga menjadi bagian dari jajaran kepengurusan STN Wilayah Kalimantan Barat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi internal organisasi, khususnya dalam menyusun program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ke depan, STN Wilayah Kalimantan Barat akan terus melakukan konsolidasi organisasi dan membuka komunikasi dengan masyarakat di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membangun jaringan kepengurusan di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Dengan semangat “Salam Petani dan Nelayan”, STN Kalbar menargetkan organisasi tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga mampu menjadi wadah aspirasi dan pendampingan bagi masyarakat petani dan nelayan di Kalimantan Barat. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.