Pondok Baca Kampung Kabor Salurkan Donasi Buku untuk Mendukung Gerakan Literasi di Desa Lewopao

oleh -43 Dilihat
oleh
Yohanes Kia Nunang (Kaka Yanto), pendiri Pondok Baca Kampung Kabor, bersama perwakilan mahasiswa KKN-T Gentaskin saat penyerahan donasi buku untuk mendukung gerakan literasi di Desa Lewopao.

MBN//NTT – Gerakan literasi di Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, mendapat dukungan melalui donasi buku dari Pondok Baca Kampung Kabor. Donasi tersebut disalurkan oleh pendiri Pondok Baca Kampung Kabor, Yohanes Kia Nunang atau yang akrab disapa Kaka Yanto, untuk mendukung pengembangan Pojok Baca di beberapa sekolah serta Pondok Baca di Desa Lewopao.

Dukungan buku tersebut berawal dari inisiatif Teridius Balang, mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Flores yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gentaskin di Desa Lewopao. Teridius mengajukan permintaan bantuan buku kepada Pondok Baca Kampung Kabor sebagai bentuk kerja sama untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Program literasi ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian mahasiswa KKN-T Gentaskin dalam upaya menghadirkan ruang baca serta meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Lewopao. Melalui program tersebut, mahasiswa berupaya membangun budaya membaca dengan menyediakan akses bahan bacaan yang lebih dekat bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Dalam pelaksanaan program, keterbatasan koleksi buku menjadi salah satu tantangan yang dihadapi. Oleh karena itu, Teridius Balang bersama rekan-rekan mahasiswa berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas baca dan para pegiat literasi, untuk memperoleh tambahan bahan bacaan.

Permintaan tersebut mendapat respons positif dari Pondok Baca Kampung Kabor. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi anak bangsa, Kaka Yanto menyerahkan sejumlah buku yang nantinya akan digunakan untuk melengkapi koleksi Pojok Baca dan Pondok Baca di Desa Lewopao.

Karena mahasiswa KKN-T Gentaskin masih menjalankan berbagai program kerja di Desa Lewopao, proses pengambilan buku dari Pondok Baca Kampung Kabor diwakili oleh seorang teman dari Ketua Koordinator KKN. Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas berbagai pengembangan program literasi untuk meningkatkan budaya membaca bagi anak-anak di Desa Lewopao.

Kaka Yanto menyampaikan bahwa gerakan literasi dapat berkembang melalui kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak.

“Kolaborasi adalah kunci. Bergerak bersama, berbagi lentera ilmu demi masa depan anak-anak kita di pelosok negeri,” ungkap Kaka Yanto.

Donasi buku tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan sumber bacaan bagi anak-anak Desa Lewopao serta mendorong tumbuhnya budaya membaca dan semangat belajar bagi generasi muda.

Mahasiswa KKN-T Gentaskin yang melaksanakan program di Desa Lewopao berasal dari beberapa perguruan tinggi, yakni Universitas Nusa Nipa Indonesia, Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat St. Ursula, STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere, Universitas Flores Ende, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Universitas Muhammadiyah Maumere, serta STIPER Flores Bajawa.

Gerakan literasi di Desa Lewopao menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, komunitas baca, dan para pegiat literasi mampu membuka akses pengetahuan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.