MBN / KETAPANG, Polda Kalbar – Dalam upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Personel BKO Sat Brimob Polri yang ditempatkan di wilayah hukum Polres Ketapang melaksanakan kegiatan pemadaman dan pembasahan di lokasi Karhutla, tepatnya di Desa Pelang KM 10, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan kekuatan 10 personel BKO Sat Brimob Polri. Dalam pelaksanaan pemadaman, personel menggunakan sejumlah peralatan pemadam, di antaranya 1 unit mesin Robin, 2 unit kendaraan R4, serta 4 set selang pemadam dengan panjang masing-masing 30 meter.
Petugas melakukan pemadaman dan pembasahan terhadap area yang terdampak Karhutla guna mencegah api kembali muncul dan meluas ke area lainnya. Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan sempat mengalami kendala berupa keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, kegiatan pemadaman tetap dilaksanakan secara maksimal dengan mengoptimalkan peralatan serta sumber daya yang tersedia.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pemadaman yang dilaksanakan oleh personel BKO Sat Brimob Polri berjalan dengan aman dan terkendali.
“Pemadaman Karhutla yang dilaksanakan oleh rekan-rekan BKO Brimob di lokasi Desa Pelang KM 10 berjalan dengan aman dan terkendali. Meskipun terdapat kendala terkait sumber air, personel tetap melaksanakan upaya pemadaman dan pembasahan secara maksimal,” ungkap AKP Sigunari.
Ia menambahkan, penanganan Karhutla tersebut dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur yang berada di lapangan, termasuk BPBD, TNI, Manggala Agni, serta para relawan.
“Personel akan terus berjibaku bersama seluruh tim yang berada di lapangan untuk melakukan pemadaman dan pembasahan. Sinergi dan kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan untuk mencegah api meluas serta memastikan kondisi di lokasi tetap aman dan terkendali,” jelasnya.
Kegiatan pemadaman dan pembasahan Karhutla tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Personel gabungan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api.
Polres Ketapang bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan penanganan Karhutla secara cepat dan terpadu, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

