Perguruan Teratai Putih Kasultanan Pajang Hadiri Kongres Kebudayaan Nusantara

oleh -31 Dilihat
oleh

– Perguruan Teratai Putih Kasultanan Pajang bersama awak media dan wartawan internal perguruan, siap menghadiri dan meliput Kongres Kebudayaan Nusantara yang akan digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 8 Agustus 2026.

Kongres dengan tema “Sarasehan Kebudayaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa” ini menjadi forum strategis nasional untuk menggali jejak peradaban bangsa dan merumuskan arah pemajuan kebudayaan yang bertumpu pada warisan dan jati diri bangsa.

Dalam rilis panitia yang diterima redaksi, ditegaskan bahwa Kongres ini lahir dari kesadaran kolektif seluruh entitas kebudayaan bangsa dan didedikasikan sepenuhnya untuk pemikiran kebudayaan, bukan sebagai arena politik.

 

Kami menyambut baik forum ini. Ini adalah kehormatan bagi kami dari Perguruan Teratai Putih untuk mewakili Kasultanan Pajang, salah satu akar dari peradaban Jawa Modern dan rumpun Republik Indonesia,” , 1985 .

Sebagai bagian dari penjaringan aspirasi, panitia juga membuka formulir aspirasi daring bagi seluruh peserta:
Setiap aspirasi yang masuk akan dihimpun menjadi Naskah Rekomendasi Arah Pemajuan

 

*RUNDOWN KEGIATAN*
Berdasarkan rundown resmi panitia, rangkaian acara akan dimulai pukul 07.30 WIB dengan Registrasi dan Pembukaan yang diisi Tari Topeng Malang.

Puncak acara berada pada:
1. 09.35 – 11.00 WIB: SESI I ORASI KEBUDAYAAN
Diisi Orasi oleh Menteri Kebudayaan RI Prof. (Hon.) Dr. H. Fadli Zon dan Orasi Utama oleh Presiden RI Jenderal (Purn) TNI H. . 
2. 12.30 – 15.30 WIB: SESI II SARASEHAN & DIALOG
Bersama narasumber: Dr. Bambang Noorsena, Prof. Dr. Djoko Saryono, dan Irjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid.
3. 15.30 – 17.00 WIB: SESI III KRISTALISASI NILAI
Pleno dan Pembacaan Rekomendasi serta Penutupan.

Perguruan Teratai Putih melalui tim media dan wartawannya akan melakukan peliputan penuh dan menyampaikan aspirasi terkait perlindungan, revitalisasi, dan pengakuan sejarah Kasultanan Pajang dalam kurikulum, museum, dan kebijakan nasional.

Kami datang membawa amanah. Pajang mungkin surut, tapi semangatnya harus hidup untuk Indonesia,” .

 

Rahayu. Salam Budaya. Salam Nusantara yang Bhinneka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.