Penuhi Standar Mutu, Jagung Hasil Olahan Polres Sekadau Dikirim ke Bulog Sanggau

oleh -26 Dilihat
oleh

MBN / SEKADAU, Polda Kalbar – Sebanyak 5,3 ton jagung hibrida hasil pengolahan Polres Sekadau dikirim ke Gudang Bulog Sanggau, Jumat (19/6/2026). Pengiriman dilakukan setelah jagung tersebut lolos uji mutu, termasuk pemeriksaan kadar air dan aflatoksin.

Sebelum diberangkatkan, jagung yang telah melalui proses pemipilan dan pengeringan menjalani pengecekan kualitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar air jagung berada pada angka 11,1 persen, sedangkan kandungan aflatoksin tercatat 41 PPB.

Sebanyak 106 karung jagung dengan total berat 5.300 kilogram kemudian dimuat dan diangkut menggunakan kendaraan operasional Baglog Polres Sekadau menuju Gudang Bulog Sanggau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, pengiriman tersebut merupakan bagian dari rangkaian program ketahanan pangan yang telah berjalan sejak tahap penanaman hingga pascapanen.

“Jagung yang dikirim hari ini merupakan hasil dari proses yang cukup panjang. Setelah dipanen, jagung dipipil, dikeringkan, lalu dilakukan pengujian kualitas untuk memastikan kondisinya memenuhi standar sebelum didistribusikan,” ujarnya.

IPDA Iwan menjelaskan, pemeriksaan kadar air dan aflatoksin menjadi tahapan penting dalam pengolahan pascapanen karena berpengaruh terhadap kualitas serta daya simpan jagung. Oleh karena itu, proses pengeringan dilakukan secara bertahap dan diawasi agar mutu hasil panen tetap terjaga.

Ia menambahkan, keberhasilan pengiriman jagung ke Bulog tidak hanya menunjukkan hasil panen yang baik, tetapi juga mencerminkan pentingnya pengelolaan pascapanen yang tepat. Sebab, kualitas hasil pertanian sangat ditentukan oleh penanganan setelah panen dilakukan.

“Panen yang baik harus diikuti pengolahan yang baik pula. Mulai dari pengeringan, penyimpanan hingga distribusi, semuanya memiliki peran penting dalam menjaga mutu hasil pertanian. Dengan pengelolaan yang tepat, hasil panen tidak hanya terjaga kualitasnya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.