Pemuda Asal Elar Soroti Bantuan Bencana di Manggarai Timur, Minta Tak Ada Warga Terlewat

oleh -130 Dilihat
oleh

MBN//MANGGARAI TIMUR//NTT- Pemuda asal Elar, Feribertus Raja, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Manggarai Timur. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memastikan penyaluran bantuan menjangkau seluruh warga yang terdampak, termasuk masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan sulit diakses.

Hal itu disampaikan Feribertus kepada media ini, Minggu (23/8/2026). Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, masih terdapat sejumlah desa dan titik terdampak yang disebut belum mendapatkan bantuan secara memadai sejak bencana terjadi pada 15 Agustus 2026.

Feribertus menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, masyarakat yang terdampak bencana tidak hanya berada di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga tersebar di sejumlah wilayah dengan kondisi geografis dan akses transportasi yang cukup sulit.

“Kami memahami bahwa kondisi geografis dan akses yang sulit menjadi tantangan dalam penyaluran bantuan. Namun, kami berharap pemerintah memastikan bantuan menjangkau seluruh masyarakat terdampak, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil dan sulit diakses,” ujar Feribertus.

Minta Pemerintah Data Kembali Seluruh Wilayah Terdampak

Feribertus meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melakukan pendataan dan pemetaan kembali terhadap seluruh desa dan titik yang terdampak bencana.

Menurutnya, pendataan yang menyeluruh sangat penting agar tidak ada warga yang terlewatkan dalam proses penyaluran bantuan.

Ia juga meminta kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas, terutama makanan, air bersih, obat-obatan, terpal, pakaian, serta kebutuhan bayi dan anak-anak.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat membutuhkan bantuan yang cepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena itu, pendataan di lapangan harus benar-benar dilakukan secara menyeluruh,” katanya.

Akses Sulit Jangan Jadi Alasan Warga Terabaikan

Feribertus menyadari bahwa penyaluran bantuan ke wilayah terpencil bukan pekerjaan mudah. Medan yang sulit dan keterbatasan akses menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah maupun para relawan.

Namun, ia berharap kondisi tersebut justru menjadi alasan untuk memperkuat upaya penyaluran bantuan, bukan membuat masyarakat di pelosok semakin sulit mendapatkan pertolongan.

Menurutnya, warga yang tinggal di wilayah terpencil memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan bantuan ketika mengalami bencana.

“Jangan sampai karena aksesnya sulit, masyarakat di wilayah tersebut kemudian luput dari perhatian. Mereka juga adalah bagian dari masyarakat Manggarai Timur yang harus mendapatkan pelayanan dan perlindungan,” tegasnya.

Bukan Menyalahkan Pemerintah

Feribertus menegaskan bahwa kritik dan masukan yang disampaikannya bukan bertujuan menyalahkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.

Ia menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus aspirasi masyarakat yang ingin memastikan pemerintah hadir secara nyata dalam situasi bencana.

“Saya menyampaikan ini bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi sebagai suara masyarakat yang berharap tidak ada satu pun warga Manggarai Timur yang merasa ditinggalkan,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait dapat memperkuat koordinasi, mempercepat pendataan, dan memastikan distribusi bantuan dilakukan secara merata, tepat sasaran, transparan, dan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Jangan Ada Satu Pun Warga yang Tertinggal”

Feribertus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap korban bencana untuk bersama-sama membangun solidaritas.

Menurutnya, dalam situasi bencana, masyarakat membutuhkan kehadiran dan kerja sama semua pihak.

“Yang paling penting sekarang bukan mencari siapa yang salah. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat yang membutuhkan segera mendapatkan pertolongan,” katanya.

Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera memastikan kembali kondisi seluruh wilayah terdampak, khususnya daerah-daerah yang sulit dijangkau.

“Mari kita pastikan tidak ada satu pun warga Manggarai Timur yang tertinggal. Bantuan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan, di mana pun mereka berada,” tutup Feribertus Raja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.