Pemberdayaan Masyarakat: Gotong Royong Pemuda dan Mahasiswa KKN-T Gentaskin Wujudkan Kebun Gizi di Desa Lewopao

oleh -170 Dilihat
oleh

MBN//NTT-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gentaskin bersama para pemuda Desa Lewopao melaksanakan kegiatan gotong royong pembukaan lahan kebun gizi yang berlokasi di Dusun II, Desa Lewopao, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur pada Rabu, (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong yang berpotensi menjadi lahan pertanian produktif sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di desa.

Lahan kebun gizi tersebut berada di depan pekarangan rumah salah seorang warga Desa Lewopao. Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis, mudah dijangkau masyarakat, serta dapat menjadi contoh nyata dalam pemanfaatan lahan kosong. Mahasiswa KKN-T Gentaskin berharap kebun gizi ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan program serupa di lahan yang berbeda apabila program ini berhasil dan memberikan manfaat bagi warga.

Melalui kebun gizi ini, mahasiswa KKN-T Gentaskin akan membudidayakan berbagai jenis sayuran, seperti bayam merah, pakcoy, sawi, dan kangkung. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki masa panen yang relatif singkat, mudah dibudidayakan, dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Selain mendukung program pengentasan stunting, hasil panen nantinya juga diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola dengan baik.

Dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong, mahasiswa bersama para pemuda desa membagi tugas sesuai kebutuhan di lapangan. Sebagian peserta membuat bedengan sebagai media tanam, sedangkan peserta lainnya mencari daun kelapa untuk dijadikan pagar di sekeliling kebun. Pagar tersebut dibuat sebagai pelindung agar hewan ternak tidak memasuki area kebun dan merusak tanaman yang nantinya akan dibudidayakan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Desa Lewopao.

Program kebun gizi ini diharapkan tidak hanya menjadi program kerja selama pelaksanaan KKN-T Gentaskin, tetapi juga dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan kosong sebagai sumber pangan bergizi. Dengan keterlibatan aktif pemuda dan masyarakat, keberlanjutan program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat Desa Lewopao.

Bapak Kaur Pembangunan Desa Lewopao Arifin Duru, mengapresiasi semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN-T Gentaskin. Menurutnya, meskipun berasal dari perguruan tinggi yang berbeda, para mahasiswa mampu bekerja sama dengan baik dalam melaksanakan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa yang melakukan KKN-T Gentaskin di Desa Lewopao meskipun dari kampus yang berbeda tetapi tetap berkolaborasi. Ini sangat bernilai positif dalam pola pandang masyarakat terhadap pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk ditanami tanaman yang cepat panen seperti sayuran,” ujarnya.

Ia berharap program yang telah dirintis oleh mahasiswa dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Harapannya, contoh yang diberikan oleh mahasiswa ini dapat dilanjutkan oleh masyarakat sehingga hasil kerja yang telah dilakukan bersama oleh teman-teman mahasiswa dan masyarakat hari ini dapat terus memberikan manfaat bagi Desa Lewopao,” imbuhnya.

Penulis: Teridius BalangĀ 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.