Pembangunan Irigasi Rawa Tebas Rampung 100 Persen, Masyarakat Berterima Kasih

oleh -21 Dilihat
oleh

MBN / Sambas-10/09/2026

Rampungnya pembangunan infrastruktur irigasi tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertanian. Keberadaan jaringan irigasi ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan tata air, memperlancar kebutuhan pengairan lahan, serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Desa Tebas Sungai dan sekitarnya.

Kepala Desa Tebas Sungai, Jusni, menyampaikan apresiasi atas pembangunan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk). Ia berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para petani.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Tebas, Zakaria. Ia menyambut baik selesainya pembangunan irigasi tersebut dan berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Proyek Bernilai Rp22,79 Miliar

Berdasarkan informasi pada papan proyek yang diberitakan sebelumnya, pekerjaan ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak.

Proyek tersebut memiliki Nomor Kontrak PS0102/T/Bws9.8.1/2026/02, dengan tanggal kontrak 30 Januari 2026. Nilai kontraknya tercatat sebesar Rp22.794.979.000, dengan masa pelaksanaan selama 210 hari kalender dan dikerjakan oleh PT Anugrah Bayuarya Perkasa.

Pembangunan jaringan irigasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung infrastruktur sumber daya air untuk menunjang kebutuhan masyarakat, terutama sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian pedesaan.

Dengan selesainya pekerjaan, masyarakat berharap jaringan irigasi tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya.

Dukungan dan pengawasan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memastikan infrastruktur yang dibangun dengan anggaran pemerintah dapat berfungsi dengan baik.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Pemuda Pancasila diharapkan dapat turut mendorong kepedulian terhadap pembangunan daerah, termasuk menjaga fasilitas umum yang memiliki manfaat bagi kepentingan bersama.

Kualitas dan Pemeliharaan Irigasi Perlu Dijaga

Setelah pembangunan dinyatakan rampung, perhatian berikutnya adalah memastikan seluruh bagian jaringan irigasi dapat berfungsi sesuai perencanaan dan kebutuhan di lapangan.

Pemeriksaan hasil pekerjaan, pemanfaatan saluran, serta pemeliharaan secara berkala menjadi hal penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Koordinasi antara instansi teknis, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat juga diperlukan untuk mendukung pengelolaan jaringan irigasi secara berkelanjutan.

Dengan demikian, infrastruktur yang telah dibangun tidak hanya menjadi sarana fisik, tetapi juga dapat mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.