PEMBAGIAN MASKER OLEH PEMERINTAH KECAMATAN MARAU UNTUK CEGAH ISPA AKIBAT ASAP DARURAT KARHUTLA

oleh -81 Dilihat
oleh

MBN// Ketapang// Kalbar – Pemerintah Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat pada Selasa, 1 September 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

‎Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Marau, dengan menyasar masyarakat yang melintas maupun yang sedang beraktivitas di kawasan terdampak kabut asap. Pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah setempat dalam mengantisipasi dampak kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

‎Kabut asap yang mulai terlihat di sejumlah wilayah Kecamatan Marau menjadi perhatian pemerintah, mengingat paparan asap dapat mengganggu kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Pemerintah Kecamatan Marau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika kondisi udara mulai dipenuhi asap.

‎Selain itu, masyarakat yang mengalami keluhan atau gejala gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diimbau segera melaporkan kondisi tersebut serta memeriksakan diri ke Puskesmas Marau untuk mendapatkan penanganan medis.

‎“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kecamatan Marau terhadap masyarakat di tengah kondisi darurat asap akibat karhutla. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.” Terang Edyson Camat Marau

‎Pemerintah juga mengingatkan seluruh masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas.

‎Ditengah kesibukan kegiatan Pembagian Masker, Camat Marau Edyson masih tetap menyempatkan diri untuk menerima aduan dan koordinasi yang dilakukan oleh masyarakat baik masyarakat yang melaporkan titik api kebakaran hutan dan lahan maupun masyarakat yang mendatangi langsung kantor kecamatan untuk mengadukan lahan pribadinya yang menjadi korban karhutla.

‎Pemerintah Kecamatan juga berharap dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dapat melewati masa musim kemarau ekstrim dan segera diturunkan hujan agar kejadian kebakaran hutan dan lahan segera berhenti dan masa kekeringan ekstrim juga bisa berakhir semuanya demi kepentingan masyarakat secara menyeluruh. LD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.