Milannus Ora Koro: Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Kepemimpinan Mahasiswa Uniflor

oleh -94 Dilihat
oleh

MBN//NTT-Milannus Ora Koro bukan sekadar mahasiswa Hukum Universitas Flores (Uniflor). Ia hadir sebagai sosok yang perlahan menapaki jalan kepemimpinan dari bawah, tumbuh melalui proses organisasi, hingga kini dikenal sebagai salah satu figur mahasiswa yang diperhitungkan di lingkungan kampus.

Perjalanan kepemimpinannya dimulai sejak semester dua. Saat itu, ia dipercaya sebagai ketua komisariat kelas. Dari posisi yang sederhana tersebut, Milannus mulai belajar banyak hal mendasar tentang kepemimpinan: bagaimana menggerakkan orang, mendengar aspirasi, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas dinamika yang terjadi di dalam lingkungan kelas. Pengalaman ini menjadi fondasi awal yang membentuk karakter kepemimpinannya hingga hari ini.

Seiring waktu, langkahnya terus berkembang ke tingkat yang lebih luas. Dengan keberanian dan keyakinan yang dibangun dari pengalaman sebelumnya, Milannus maju sebagai calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora (FHSH) periode 2025/2026, berpasangan dengan Teridius Balang. Kontestasi tersebut berakhir dengan kemenangan, sekaligus menandai awal peran strategisnya di tingkat fakultas.

Di bawah kepemimpinannya, BEM FHSH tidak hanya dipandang sebagai wadah organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang aksi nyata yang memberikan dampak langsung. Salah satu program yang menonjol adalah gerakan bersih-bersih di kawasan Pantai Ndao, Kabupaten Ende, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara kolektif.

Selain itu, Milannus juga mendorong terselenggaranya berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar yang dilaksanakan di Aula FHSH. Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, memperkuat nalar kritis, serta memperluas wawasan akademik di luar perkuliahan. Seminar tersebut juga melibatkan mahasiswa dari dua program studi di bawah FHSH, yaitu Ilmu Hukum dan Sastra Inggris, sehingga menciptakan ruang diskusi lintas disiplin yang memperkaya perspektif dan mempererat kolaborasi intelektual antar mahasiswa.

Bagi Milannus, kampus bukan hanya tempat menimba teori, tetapi juga laboratorium kehidupan tempat mahasiswa ditempa untuk berpikir kritis, memiliki kepedulian sosial, dan bergerak untuk masyarakat.

Kini, kiprahnya berlanjut ke babak yang lebih menantang. Pada tahun 2026, ia kembali maju sebagai calon Ketua BEM Universitas Flores, berpasangan dengan Riski Zaini Ibrahim. Dengan semangat baru dan visi yang lebih luas, keduanya membawa misi menghadirkan gerakan mahasiswa yang inklusif, progresif, dan benar-benar berdampak bagi kampus maupun masyarakat.

Puncaknya, pada tahun yang sama, Milannus Ora Koro resmi terpilih sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Flores. Kemenangan ini menandai kepercayaan besar mahasiswa terhadap visi dan kepemimpinannya, sekaligus menjadi tonggak baru dalam perjalanan organisasinya di tingkat universitas untuk mewujudkan gerakan mahasiswa yang lebih kuat, solid, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Penulis: Teridius Balang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.