Mahasiswa KKN-T Gentaskin Bersama Pemerintah Kecamatan Adonara Tengah Wujudkan Pertanian Berkelanjutan melalui Penanaman Pakcoy dan Sawi Putih

oleh -52 Dilihat
oleh
Kolaborasi Mahasiswa KKN-T Gentaskin dan Pemerintah Kecamatan Adonara Tengah dalam kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Adonara Tengah, Flores Timur pada Kamis, (17/7/2026).

MBN//NTT_ Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kembali diwujudkan melalui kegiatan penanaman sayuran pakcoy dan sawi putih yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gentaskin di halaman Kantor Camat Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng (Unika), Universitas Nusa Nipa (Unipa), STIPER, STPM, Universitas Flores (Unflor), dan IFTK Ledalero bersama Camat Adonara Tengah beserta seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Adonara Tengah. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penerapan teknologi sederhana yang mudah diadopsi oleh masyarakat.

Tidak hanya melakukan penanaman, para mahasiswa juga berbagi pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan agar dapat diterapkan secara langsung dalam praktik pertanian masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknik budidaya yang baik sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih efektif.

Mahasiswa KKN-T Gentaskin bersama Pemerintahan kecamatan Adonara Tengah kamis, (17/7/2026).

Salah satu momen yang menarik perhatian peserta adalah saat mahasiswa mempraktikkan pembuatan dan penataan bedengan tanam. Teknik yang dilakukan secara cepat, rapi, dan sesuai dengan standar budidaya membuat pegawai kecamatan maupun masyarakat yang hadir merasa kagum. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali menyaksikan proses penataan bedengan yang efektif, sehingga muncul berbagai pertanyaan mengenai teknik dan manfaat penerapannya.

“Tujuan kami bukan hanya menanam, tetapi juga berbagi ilmu. Kami ingin menunjukkan bahwa teknik budidaya yang benar dapat diterapkan dengan mudah sehingga nantinya bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ujar Hermina Ngene, salah satu mahasiswa KKN-T Gentaskin.

Sebelum proses penanaman dimulai, mahasiswa terlebih dahulu menyiapkan bibit pakcoy dan sawi putih, dekomposer, serta air. Lahan kemudian digemburkan dan disiram menggunakan larutan dekomposer dengan dosis yang disesuaikan dengan kondisi serta luas lahan. Setelah kelembapan tanah mencapai kondisi yang ideal, bibit ditanam agar mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.

Penggunaan dekomposer dalam kegiatan ini juga menjadi perhatian khusus. Salah seorang pegawai Kecamatan Adonara Tengah yang menyaksikan proses penanaman tertarik mengetahui manfaat lain dari dekomposer selain untuk meningkatkan kesuburan tanah. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa dekomposer juga dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pakan fermentasi ternak serta bokashi sebagai pupuk organik.

Ketertarikan tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Adonara Tengah untuk meminta mahasiswa KKN-T Gentaskin memberikan penyuluhan lanjutan mengenai pembuatan pakan fermentasi dan bokashi. Melalui penyuluhan tersebut, diharapkan pengetahuan yang telah diberikan dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga manfaat program tidak berhenti setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap teknik budidaya yang telah diperkenalkan, mulai dari pembuatan bedengan hingga pemanfaatan dekomposer, dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dengan pengelolaan lahan yang baik dan penerapan teknologi pertanian yang tepat, hasil panen diharapkan dapat meningkat sekaligus mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kecamatan Adonara Tengah.

Kegiatan ini membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja, tetapi juga melalui transfer ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari halaman Kantor Camat Adonara Tengah, tumbuh harapan agar semangat belajar bersama serta penerapan teknologi pertanian sederhana terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Flores Timur.

Penulis: Teridius BalangĀ 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.