MBN//NTT-Senin, 03 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Flores (Uniflor) turut berkolaborasi dalam kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) serta Uji Petik Lomba Posyandu TP-PKK Kecamatan Ndori yang diselenggarakan di Desa Wonda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung Program Kesehatan dan Pemberdayaan Keluarga.
Mahasiswa KKN Uniflor berpartisipasi dalam membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan lokasi, dokumentasi, Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui semangat kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende, Nyonya Maria Natalia Cicih Badeoda, S.H.,M.H dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende Nyonya Dr. Dra Maria Mathildis Banda, M.S Beserta Rombongannya, Bapak Camat Ndori Bapak Fidelis Sobha, S.IP, Bapak Kepala Desa Wonda Bapak Nikolaus Sega, Tim Penggerak PKK Kecamatan Ndori, Kader Posyandu, Tenaga Kesehatan, serta berbagai unsur Masyarakat. Tim penilai melakukan evaluasi terhadap administrasi, inovasi pelayanan, kebersihan lingkungan Posyandu, serta pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak, gizi, dan pelayanan dasar lainnya.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende, Nyonya Maria Natalia Cicih Badeoda, S.H.,M.H Menyampaikan sambutan “Bahwa kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendukung kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta pemberdayaan keluarga. Kegiatan SMEP dan Uji Petik posiandu diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu”.
Dalam kesempatan ini juga bapak Camat Ndori Bapak Fidelis Sobha, I.IP. Menegaskan “pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program Posyandu di wilayah Kecamatan Ndori. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat untuk melihat berbagai hal yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Camat Ndori menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program Posyandu di wilayah Kecamatan Ndori. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa, kader Posyandu, dan Masyarakat untuk melihat berbagai hal yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”.
Dalam kesempatan ini juga Ibu Tim Penggerak PKK Kecamatn Ndori Ibu Ros L. Mustika Dewa, S.Pd mengatakan “Di Kecamatan Ndori ada Tuju pendindidikan Anak Usia Dini selain mendata kami juga melakukan sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat”.
Mahasiswa/i Kuliah kerja nyata (KKN) juga berinteraksi dengan kader Posyandu dan Masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesadaran akan gizi seimbang, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kegiatan Posyandu.
Koordinator Mahasiswa KKN Uniflor menyampaikan bahwa keterlibatan Mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung program pembangunan di tingkat Desa sekaligus mempererat hubungan antara Perguruan tinggi, Pemerintah, dan Masyarakat.
Pemerintah Desa Wonda mengapresiasi partisipasi mahasiswa KKN Uniflor yang telah memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader Posyandu, dan TP-PKK diharapkan dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta mewujudkan Posyandu yang lebih aktif, inovatif, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan SMEP dan Uji Petik Lomba Posyandu TP-PKK Kecamatan Ndori ini, Desa Wonda menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan desa dapat dicapai melalui kerja sama, partisipasi, dan semangat gotong royong.
Penulis: Helminata Bao
Editor: Teridius Balang

