Mahasiswa Berdampak Universitas Flores 2026 Bersama Masyarakat Desa Pemo Bangun Kepela

oleh -9 Dilihat
oleh

MBN//NTT- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa ditunjukkan mahasiswa Universitas Flores melalui kegiatan Mahasiswa Berdampak Universitas Flores Tahun 2026 di Desa Pemo. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama masyarakat bergandengan tangan membangun kepela sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat Jumat (7/8/2026).

Kegiatan pembangunan kepela ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat Desa Pemo. Sejak tahap persiapan hingga proses pembangunan, mahasiswa dan masyarakat bekerja bersama dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan gotong royong.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Masyarakat turut membantu menyediakan tenaga, bahan, serta berbagai kebutuhan yang diperlukan selama proses pembangunan. Sementara itu, mahasiswa berperan aktif membantu pekerjaan di lapangan hingga proses pembangunan selesai.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Konsep Mahasiswa Berdampak menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan serta mendukung pembangunan di tingkat desa.

Melalui pembangunan kepela tersebut, mahasiswa Universitas Flores berharap hasil kegiatan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pemo, serta dapat digunakan dan dirawat secara bersama-sama.

Salah seorang mahasiswa peserta kegiatan mengatakan bahwa keterlibatannya dalam pembangunan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mahasiswa dapat belajar secara langsung dari masyarakat.

“Kegiatan ini mengajarkan kami arti kebersamaan dan gotong royong. Kami tidak hanya datang untuk melaksanakan program, tetapi juga belajar bersama masyarakat dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Desa Pemo.”

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan. Kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan desa akan lebih kuat apabila dilakukan secara bersama-sama dan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Mahasiswa Berdampak Universitas Flores Tahun 2026 di Desa Pemo diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Dengan semangat “Dari Kampus untuk Masyarakat”, mahasiswa Universitas Flores terus didorong untuk hadir, bekerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pembangunan kepela di Desa Pemo menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan tinggi dapat memberikan dampak langsung melalui pengabdian, kolaborasi, dan semangat gotong royong.

Mahasiswa hadir bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk memberi dampak dan tumbuh bersama masyarakat.

Penulis: Alfian Nggoji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.