LAPANGAN KERJA UNTUK WARGA LOKAL : 50 MASYARAKAT MARAU DIBERANGKATKAN KE SERUYAN UNTUK MENJALANI TRAINING KERJA PT MPL SELAMA 3 BULAN

oleh -230 Dilihat
oleh


‎Lapangan Kerja Terbuka, Pemerintah Dorong Masyarakat Lokal Manfaatkan Kesempatan
‎
‎MBN// Ketapang// Kalbar — Sekitar 50 masyarakat Kecamatan Marau resmi dilepas untuk mengikuti training karyawan PT Makmur Prima Lestari (PT MPL) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Mereka akan menjalani proses pelatihan kerja selama kurang lebih tiga bulan sebelum memasuki tahapan selanjutnya sebagai tenaga kerja perusahaan.
‎
‎Pelepasan tersebut berlangsung di Kantor Desa Sukakarya, Kecamatan Marau, dan dihadiri unsur Forkopimcam Marau, Pemerintah Desa Sukakarya, keluarga peserta, serta masyarakat.
‎
‎Jumlah peserta yang mencapai sekitar 50 orang menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, kesempatan tersebut membuka ruang bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan pengalaman sekaligus peluang pekerjaan melalui perusahaan yang merekrut tenaga kerja dari wilayah sekitar.
‎
‎Bagi masyarakat, keberadaan lapangan pekerjaan bukan sekadar persoalan diterima atau tidak diterima bekerja. Lebih jauh, kesempatan tersebut menjadi harapan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah aktivitas perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.
‎
‎Pemerintah Desa: Jaga Nama Baik Kampung
‎
‎Kepala Desa Sukakarya, Harsoyo, dalam sambutannya meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan serius.
‎
‎Ia mengingatkan agar para peserta tetap menjaga sikap, kedisiplinan, serta nama baik kampung selama mengikuti training di Kabupaten Seruyan.
‎
‎“Untuk anak-anakku sekalian, adik-adikku dan abang-abangku, kami Pemerintah Desa berharap dalam masa proses training yang akan dilaksanakan di Kabupaten Seruyan agar selalu menjaga nama baik kampung kita dan juga selalu mengingat keluarga di rumah, terutama bagi yang sudah memiliki pasangan suami-istri,” terang Harsoyo.
‎
‎Pesan tersebut menjadi penting mengingat para peserta harus meninggalkan keluarga dan kampung halaman selama kurang lebih tiga bulan. ‎Bagi peserta yang telah berkeluarga, komunikasi dengan keluarga juga menjadi salah satu hal yang ditekankan agar proses training dapat dijalani dengan baik tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap keluarga di rumah.
‎
‎Sekcam Marau: Jangan Patah Semangat
‎
‎Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Marau, Esaw Londong, memberikan motivasi kepada masyarakat yang telah dinyatakan diterima sebagai calon karyawan PT MPL.
‎
‎Menurutnya, proses training harus dijalani secara konsisten dan penuh tanggung jawab.
‎
‎“Untuk masyarakat yang telah diterima sebagai karyawan dan akan melaksanakan training kerja selama tiga bulan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, agar tidak patah semangat dan tetap konsisten dalam melaksanakan training kerja tersebut,” ungkap Esaw Londong.
‎
‎Ia berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan proses training dengan baik sehingga kesempatan tersebut benar-benar dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat Marau untuk memperoleh pekerjaan.

Bukan Sekadar Pelepasan, Masyarakat Menanti Kepastian
‎
‎Pelepasan puluhan masyarakat Marau untuk mengikuti training PT MPL tentu menjadi kabar positif di tengah kebutuhan lapangan pekerjaan.

‎Namun, di balik seremoni tersebut terdapat harapan yang lebih besar dari masyarakat: sejauh mana kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar dapat terus dibuka dan berkelanjutan?
‎
‎Pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak perusahaan diharapkan dapat terus membangun komunikasi agar peluang kerja bagi masyarakat lokal tidak berhenti hanya pada proses training.
‎
‎Sebab, bagi masyarakat, lapangan pekerjaan bukan sekadar angka dalam sebuah kegiatan seremonial. Lapangan pekerjaan adalah harapan untuk menghidupi keluarga, meningkatkan ekonomi, dan membangun masa depan.
‎
‎Kini, sekitar 50 warga Marau telah berangkat membawa harapan tersebut ke Kabupaten Seruyan. LD
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.