MBN | PULANG PISAU – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya memicu ancaman kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga memunculkan persoalan mendesak lainnya: krisis ketersediaan air bersih yang kini makin menghimpit warga di berbagai desa dan kawasan terpencil.
Merespons situasi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pulang Pisau bergerak cepat. Tim relawan langsung diterjunkan ke wilayah‑wilayah terdampak untuk menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang kesulitan mendapatkan air layak pakai.
2.400 Liter Air Bersih Disalurkan ke Desa Anjir Pulang Pisau
Salah satu wilayah yang paling merasakan dampak kekeringan akibat kemarau panjang ini antara lain Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir. Warga yang berdomisili di sepanjang Jalan Masrumi Layar KM 7 hingga KM 9 tersebut saat ini terpaksa membeli air galon isi ulang setiap hari—hanya untuk kebutuhan makan, minum, dan kebutuhan sehari‑hari lainya.
Belum tersedianya jaringan pipa atau akses layanan air bersih dari PDAM Pulang Pisau, ditambah mengeringnya aliran sungai akibat kemarau yang berkepanjangan, membuat warga di kawasan perbatasan Kecamatan Kapuas Barat ini benar‑benar kesulitan mendapatkan sumber air bersih.
Menyikapi keluhan dan laporan yang masuk, Ketua Harian PMI Kabupaten Pulang Pisau, dr. Ellyana, MM (mewakili Ketua PMI Kabupaten Pulang Pisau, dr. Muliyanto Budihardjo, MH),saat dikonfirmasi media ini membenarkan pihaknya telah menurunkan tim relawan PMI guna menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 2.400 liter ke Desa Anjir Pulang Pisau pada Sabtu, 23 Agustus 2026.
“Ini merupakan bagian dari program PMI Pusat guna membantu masyarakat yang terdampak langsung kekeringan dan krisis air bersih. Kendati demikian, karena keterbatasan armada dan sarana yang kami miliki, saat ini kami baru bisa menjangkau daerah‑daerah yang terakses dulu,” ujar dr. Ellyana saat dikonfirmasi awak media, Sabtu siang.
Lebih lanjut, dr. Ellyana yang akrab disapa dr. El berharap bantuan sederhana ini setidaknya bisa meringankan beban warga yang sedang kesulitan.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami terus berupaya bergerak semampu kami dan tidak menunggu sempurna, yang terpenting program ini bermanfaat bagi masyarakat ,semoga saja bantuan ini benar‑benar meringankan beban kebutuhan sehari‑hari warga di sana,” tambahnya.
Terbatas Sarana, PMI Jalin Kerjasama dengan Sejumlah SOPD di lingkup Pemkab Pulang Pisau
dr. Ellyana juga mengakui pihaknya sudah menerima beberapa informasi dan laporan serupa dari warga di 2 ( Dua) wilayah antara lain dari warga Kecamatan Pandih Batu dan warga masyarakat Kecamatan Kahayan Kuala yang juga saat ini mengalami krisis air bersih dan sangat membutuhkan bantuan , namun penyaluran belum bisa segera dilakukan karena keterbatasan sarana, terutama kendaraan pengangkut
“Faktanya, sarana yang kami gunakan saat ini pun berkat kerjasama yang baik dengan beberapa SOPD di lingkup Pemkab, tangki air kami pinjam dari Dinas Kesehatan, sedangkan mobil operasional pinjaman dari BPBD Tanpa dukungan ini, jangkauan kami tentu makin terbatas,” jelasnya.
PMI berharap keterbatasan ini bisa mendapat perhatian bersama, sehingga penyaluran bantuan dapat meluas ke lebih banyak desa dan kecamatan yang juga sedang mengalami hal serupa.
Warga: “Sangat Membantu, Semoga Terus Berlanjut”
Kehadiran tim Relawan PMI disambut sangat baik dan penuh rasa syukur oleh warga. Salah satunya Arbansyah, warga Desa Anjir Pulang Pisau, yang mengaku sangat terbantu dengan bantuan air bersih dari PMI.
“Selama musim kemarau ini kami benar‑benar kesulitan, setiap hari harus beli air isi ulang. Biasanya kami masih mengandalkan air hujan, tapi sekarang saat kemarau seperti ini sungai kering dan airnya sangat kotor, jadi tidak ada pilihan lain selain membeli,” ungkapnya.
Ia pun berharap perhatian dan bantuan semacam ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lembaga maupun instansi lain untuk turut hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Bantuan ini sangat membantu dan terasa nyata manfaatnya. Semoga PMI tetap bisa terus hadir menyalurkan bantuan air bersih ke warga. Kami pun berharap instansi pemerintah lainnya juga bisa turut merespons dan membantu warga yang sedang kesulitan ini,” harapnya.( Rd)


