KPH, TNI-Polri, Stakeholder dan Perusahaan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Sekadau

oleh -13 Dilihat
oleh

MBN / SEKADAU, Polda Kalbar – UPT KPH Wilayah Sekadau bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, pemadam kebakaran dan perusahaan memperkuat koordinasi dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sekadau.

Koordinasi tersebut dibahas dalam rapat kesiapsiagaan dan penanggulangan Karhutla yang digelar di Kantor UPT KPH Wilayah Sekadau, Jalan Tanjung, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan dihadiri Kepala UPT KPH Wilayah Sekadau Sumarlin ZBU, Kasubagdalops Bagops Polres Sekadau AKP Koderi, Bintara Penghubung 1204 Sgu/Skd Serma Sigalingging, Kepala Kepala DPKP Kabupaten Sekadau Eko Sulistyo, para camat serta perwakilan perusahaan di Kabupaten Sekadau.

Kepala UPT KPH Wilayah Sekadau Sumarlin ZBU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla. Menurutnya, koordinasi antarpihak perlu terus diperkuat, termasuk kesiapan armada dan logistik untuk mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran.

Dalam forum diskusi, sejumlah perusahaan menyampaikan kesiapan dan kondisi di wilayah masing-masing. Berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya apel siaga, pembentukan tim pemantauan, pendirian pos siaga, sosialisasi kepada masyarakat serta koordinasi dengan TNI dan Polri.

Salah satu kendala yang disampaikan sejumlah perusahaan adalah keterbatasan sumber air. Embung yang tersedia belum seluruhnya mampu menjangkau area lahan, termasuk wilayah masyarakat yang digunakan untuk kegiatan perladangan.

Selain persoalan sumber air, peserta juga membahas pentingnya penguatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan pembakaran lahan. Koordinasi dan pemantauan secara bersama dinilai penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Kasubagdalops Bagops Polres Sekadau AKP Koderi menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder, pihak perusahaan dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla di Kabupaten Sekadau.

Ia mengatakan Polres Sekadau terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, disertai langkah pencegahan melalui sosialisasi, pemetaan titik api, patroli serta penyampaian imbauan kepada masyarakat mengenai dampak Karhutla.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka penanganan Karhutla, termasuk sosialisasi pencegahan, pemetaan titik api, patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai dampak Karhutla yang tidak hanya menimbulkan asap, tetapi juga membahayakan pelaku pembakaran maupun orang lain,” kata AKP Koderi.

Di tengah kondisi kekeringan, Polres Sekadau juga telah mendistribusikan air bersih kepada sejumlah desa yang membutuhkan, khususnya masyarakat yang berada jauh dari sumber air bersih.

Selain itu, posko siaga Karhutla telah didirikan di tingkat Polres maupun wilayah kecamatan. Posko tersebut disiapkan untuk menerima laporan atau informasi serta mendukung respons cepat terhadap upaya pencegahan dan penanganan apabila ditemukan titik api.

“Kami berharap sinergi yang sudah terbangun antara pemerintah, TNI-Polri, KPH, perusahaan dan masyarakat terus diperkuat, sehingga setiap informasi mengenai potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti dan Karhutla dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi lebih luas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.