KONDISI MEMPRIHATINKAN JEMBATAN SUNGAI SARANG & JEMBATAN SUNGAI 2 KECAMATAN MARAU, JALUR STRATEGIS PENGHUBUNG KALBAR–KALTENG TERANCAM PUTUS

oleh -88 Dilihat
oleh

MBN // Ketapang // Kalbar – Kondisi Jembatan Sungai Sarang dan Jembatan Sungai 2 di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kini semakin memprihatinkan. Kedua jembatan yang menjadi akses vital penghubung Desa Sukakarya dan Desa Karya Baru itu mengalami kerusakan yang cukup serius sehingga memicu kekhawatiran masyarakat dan para pengguna jalan.

‎Kerusakan yang tampak pada konstruksi jembatan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, terutama kendaraan bertonase berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Apabila tidak segera mendapat penanganan, kondisi ini dikhawatirkan dapat mengakibatkan putusnya akses transportasi dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

‎Menurut Kepala Desa Sukakarya, Harsoyo, kondisi tersebut harus segera diperbaiki dan akan segera dikoordinasikan ke pemerintah Kecamatan Marau agar segera mendapatkan perbaikan terhadap kedua jembatan tersebut yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat.

‎”Harus cepat diperbaiki apalagi jembatan tersebut adalah akses vital antara 2 desa antara Desa Sukakarya dan Desa Karya Baru yang juga masuk kategori jalan provinsi, segera mungkin saya akan mengkoordinasikan dengan pihak Kec. Marau agar cepat mendapat penanganan lebih lanjut untuk memperlancar akses mobilitas masyarakat terutama para generasi penerus bangsa yaitu para Pelajar yang tiap hari melewati jembatan tersebut” ujar Harsoyo.

‎Jembatan Sungai Sarang dan Jembatan Sungai 2 merupakan bagian dari jalur strategis yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah, sekaligus menjadi akses penting yang menghubungkan Kabupaten Ketapang dengan Kabupaten Sukamara. Jalur ini setiap hari dilalui oleh kendaraan angkutan hasil perkebunan, logistik, serta masyarakat yang melakukan aktivitas ekonomi maupun perjalanan antardaerah.

‎Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama instansi terkait segera melakukan inspeksi dan perbaikan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. Penanganan cepat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun terputusnya jalur distribusi barang dan mobilitas warga.

‎Warga juga meminta agar perbaikan kedua jembatan dijadikan prioritas mengingat perannya sebagai infrastruktur vital yang menopang konektivitas antardaerah serta perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. LD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.