Kepala SPPG Asal Aceh Dianiaya di Cipatat, Badan Gizi Nasional Kawal Jalannya Hukum

oleh -45 Dilihat
oleh

MBN//BANDUNG BARAT – Kasus penganiayaan yang menimpa seorang Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) asal Aceh di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, kini tengah menjadi sorotan. Insiden kekerasan yang terjadi di tengah pelaksanaan program nasional ini langsung memicu reaksi cepat dari berbagai pihak terkait.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Sabtu malam (2/5/2026). Saat itu, korban tengah berada di area dapur tempatnya bertugas. Secara tiba-tiba, dua pria tak dikenal mendatangi lokasi dan langsung melakukan pemukulan secara membabi buta.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pendampingan Hukum dan Koordinasi Lintas Wilayah

Badan Gizi Nasional (BGN) tidak tinggal diam. Melalui Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, BGN memastikan akan mengawal penuh proses hukum kasus ini. Koordinasi ketat juga dilakukan bersama unsur pengamanan pimpinan, KPPG, dan Koordinator Regional Jawa Barat untuk menjamin keamanan serta hak-hak korban.

Dukungan juga mengalir dari kampung halaman korban. Koordinator Regional Provinsi Aceh, Mustafa Kamal, bergerak proaktif membangun komunikasi dengan tim di lapangan.

“Kami terus memantau kondisi terkini korban. Langkah ini adalah bentuk dukungan moril sekaligus memastikan bahwa proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Mustafa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2026).

Komitmen Perlindungan Petugas Lapangan

Insiden ini menjadi alarm penting bagi jajaran penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini memicu evaluasi besar-besaran terkait standar keamanan para petugas di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Di tengah situasi yang memanas, seluruh jajaran Satuan Pelaksana Program (SPPI) di berbagai daerah diimbau untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas. Para petugas diminta tetap fokus bekerja dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memperkeruh suasana.

Pelaku Masih Diburu

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta motif di balik serangan tersebut. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini secara transparan. [ALFA]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.