GOLO WUAS – Di tengah hiruk-pikuk isu yang berkembang di masyarakat, Kepala Desa Golo Wuas, Bapak [Kristianus Naba], tampil sebagai pemimpin yang berani dan bertanggung jawab. Melalui wawancara eksklusif via telepon pada kamis, (12/3/2026), Kepala Desa Golo Wuas ini menyatakan komitmen luar biasanya untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya. Pernyataan ini tidak hanya menenangkan keresahan warga, tetapi juga membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin yang mendengar dan mengayomi.
Dengan nada penuh keyakinan dan semangat kebapakan, Bapak [Kristianus Naba] membuka diri mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah desa. Beliau dengan jujur mengakui adanya kendala teknis dan administratif yang menyebabkan beberapa program mandek. Namun, di sinilah letak kebesaran jiwa seorang pemimpin: tidak lari dari kenyataan, justru menjadikannya cambuk untuk bekerja lebih keras.
“Saya adalah bagian dari masyarakat Golo Wuas. Saya merasakan apa yang kalian rasakan.Puji Tuhan, tahun 2026 menjadi saksi bahwa kita bisa menyelesaikan apa yang sudah kita mulai. Jangan pernah ragukan niat baik kami,” ujar Bapak [Kristianus Naba] dengan nada mengharukan.
Komitmen mulia ini difokuskan pada program-program prioritas yang langsung menyentuh denyut nadi kehidupan warga. Perbaikan infrastruktur jalan usaha tani, normalisasi saluran irigasi, dan pemberdayaan ekonomi kelompok wanita tani menjadi pekerjaan rumah utama yang akan segera dirampungkan. Langkah ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Bapak [Kristianus Naba] benar-benar berorientasi pada kesejahteraan rakyat kecil.
Yang lebih membanggakan, di tengah berbagai dugaan dan isu miring yang beredar, Bapak [Kristianus Naba] justru merespons dengan cara yang sangat elegan dan transparan. Alih-alih terpancing emosi, beliau memilih membuktikan dengan kerja nyata. Sikap kenegarawanan ini patut menjadi teladan bagi para pemimpin lainnya.
“Biarkan isu itu berlalu. Kita buktikan dengan hasil. Saya tidak ingin berdebat, saya ingin bekerja. Target 2026 adalah bukti bahwa kami serius dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan,” tegas beliau, menunjukkan integritas sebagai abdi masyarakat.
Sebagai wujud nyata komitmen transparansi, pada awal tahun 2026 mendatang, Bapak [Kristianus Naba] akan menggelar musyawarah besar bersama BPD dan tokoh masyarakat. Langkah ini membuktikan bahwa kepemimpinannya sangat demokratis dan mengedepankan partisipasi publik. Masyarakat dipersilakan mengawasi, mengkritisi, dan mendukung agar pembangunan berjalan optimal.
Di penghujung wawancara, dengan jiwa kepemimpinan yang membumi, Bapak [Kristianus Naba] mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu. Seruan untuk tidak mudah terprovokasi dan kembali bergotong royong membangun desa menunjukkan bahwa beliau adalah pemersatu, bukan pemecah belah.
“Golo Wuas ini milik kita bersama. Mari kita buktikan bahwa dengan persatuan, kita bisa maju. Saya bangga menjadi bagian dari masyarakat Golo Wuas yang luar biasa,” pungkasnya dengan penuh kehangatan.
Dengan semangat baru ini, wajah Golo Wuas di tahun 2026 diyakini akan semakin cerah. Masyarakat kini memiliki harapan besar di pundak pemimpinnya yang tidak hanya pandai berjanji, tetapi juga berani bertanggung jawab. Golo Wuas bangga memiliki pemimpin sejati!
(Asap dapur mengepul, cita-cita membumbung tinggi; Kepala Desa Golo Wuas, teruslah berkarya untuk rakyatmu!)
###Ilarius Kristoforus Madu






