Kalbar-Indonesia bawa Dayung Garda Prabowo Indonesia dalam Ajang bergengsi Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026: keikutsertaan pendayung Sambas.

oleh -18 Dilihat
oleh

MBN / Sambas. Kalbar. – Koran Perangi Korupsi.

Kontingen dayung Garda Prabowo Indonesia resmi menjadi satu-satunya kontingen yang turut berlaga dalam ajang bergengsi Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026. Kejuaraan perahu naga skala internasional ini dipusatkan di Kuching, Sarawak, Malaysia, sejak Jumat hingga Minggu (23–25/10/2026).

Turun bertanding pada kategori International Premier Open 12s, kehadiran tim GP Indonesia menjadi momentum strategis untuk menguji ketangkasan sekaligus memperluas pengalaman bertanding di level global.

Langkah kontingen Indonesia ini mendapat sokongan penuh dari Hilman Suryawijaya, CEO PT Pancuracahaya Wahyu selaku sponsor utama. Tak hanya membiayai keberangkatan, Hilman yang juga mengemban amanat sebagai Ketua DKN Bidang Kemaritiman Garda Prabowo tersebut hadir langsung sebagai Chef de Mission. Adapun teknis dan kesiapan rombongan di lokasi pertandingan dikomandoi oleh Syarif Said Alqadri bersama Abdi Nurkamil.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Hilman mengungkapkan rasa bangganya dapat mengawal para atlet berlaga di panggung dunia. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, perwakilan Dinas Pariwisata Malaysia, Presiden Malaysia Dragon Boat Federation Mrs. Girli Tan, serta koordinator pelaksana Mrs. Jasvin.

“Ajang Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026 ini merupakan ruang emas bagi kami untuk mengharumkan nama bangsa. Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan dukungan luar biasa dari pihak penyelenggara serta seluruh pemangku kepentingan,”. ujar Hilman.

Disampaikan langsung Anwari S.Sos.M.A.P, yang merupakan ketua Persatuan Dayung kabupaten Sambas pada media ini 25/10/2026, “keikutsertaan para pendayung yang berasal dari Sambas ada juga yang berangkat dalam kegiatan Ajang Serawak Internasional (ASI), namun dari kita hanya memberikan rekomendasi keberangkatan saja, dan kita tidak memberangkatkan Tim pendayung khusus mengikuti ASI tersebut”. Jelasnya.

Anwari juga menambahkan, ” dan kita berharap adanya pendayung dari kita Kabupaten Sambas yang ikut andil dalam Ajang tersebut, dapat memberikan dampak positif, terutama dapat menyerap ilmu teknik, dan lainnya yang berhubungan dengan pendayung semakin meningkat; yang dapat dikembangkan pada pendayung-pendayung kita yang ada di kabupaten Sambas”. Harapnya.

Turnamen edisi tahun ini menyedot antusiasme tinggi dari para pegiat perahu naga dunia. Catatan resmi panitia menunjukkan tak kurang dari 2.450 atlet yang terbagi ke dalam 80 tim dari 22 negara dan wilayah turut ambil bagian.

Selain Indonesia dan tuan rumah Malaysia, negara-negara peserta yang hadir antara lain Australia, China, Chinese Taipei, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Jepang, Singapura, Hong Kong, Myanmar, Kazakhstan, Georgia, Siprus, Irlandia, hingga perwakilan kawasan Timur Tengah seperti Abu Dhabi, Dubai, dan Qatar.

Kejuaraan tahun ini menggelar tujuh kategori utama, mencakup International Premier Open 20s, International Premier Open 12s, International Premier Mixed 20s, International Premier Women 12s, International Senior Open 12s, International Cancer Survivors 12s, serta kelas domestik Malaysia Closed Men 12s.

Lebih dari sekadar arena adu kecepatan dayung di lintasan air, perhelatan ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi budaya dan pemersatu persahabatan antarnegara peserta dari berbagai belahan dunia internasional.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.