Dua Kades Asal Grobogan Ikuti Kuliah Kilat ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ di Universitas Indonesia

oleh -233 Dilihat
oleh

MEDIA BERITA NASIONAL || GROBOGAN – Dua Kepala Desa (Kades) terbaik dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendapat kesempatan emas untuk “kuliah kilat” di salah satu perguruan tinggi terbaik bangsa, Universitas Indonesia (UI), Depok. Wakil dari Kabupaten Grobogan yakni Kepala Desa Grabagan- Kecamatan Kradenan Eko Setyawan dan Kepala Desa Ngrandah- Kecamatan Toroh, Sri Untari Handayani, S.Pd., M.M.

Keduanya terpilih menjadi bagian dari 434 kepala desa se-Indonesia dalam program bertajuk “Kepala Desa Masuk Kampus” Angkatan I Tahun 2026.Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan UI. Agenda yang dikemas dalam bentuk pelatihan intensif berbasis akademik ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, pada akhir Juni lalu.

Selama empat hari, para pemimpin desa ini digembleng langsung oleh para akademisi dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Materi pembelajaran difokuskan pada enam bidang inovasi strategis. Mulai dari tata kelola pemerintahan berbasis data, digitalisasi pelayanan publik, hingga ketahanan pangan dan mitigasi bencana.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa sangat krusial, mengingat desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional. Melalui program ini, diharapkan para kepala desa dapat bertransformasi menjadi local heroes yang membawa inovasi nyata ke daerahnya masing-masing.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya dua kades tersebut. Keikutsertaan mereka diharapkan mampu menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Grobogan untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kemajuan teknologi.

Acara pelatihan berskala nasional ini resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, pada Kamis (2/7/2026) kemarin. Setelah menyelesaikan program Angkatan I ini, para kades diharapkan langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mempercepat kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Red@Ayik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.