MBN//Ketapang//Kalbar– 5 SEPTEMBER 2026 — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII Kabupaten Ketapang) menggelar rapat anggota dalam rangka membahas persiapan keberangkatan sekaligus keterlibatan dalam kegiatan Haul KH. Muhammad Said bin Sultan Muhammad Zainuddin II di Tumbang Titi.
Rapat berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di rumah Bapak Hardiansyah, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang. Rapat dihadiri 23 anggota DDII Kabupaten Ketapang dan dipimpin langsung oleh Ketua DDII Kabupaten Ketapang, Ustaz Ahmad Agil.
Dalam rapat tersebut dibahas persiapan keberangkatan rombongan DDII menuju Tumbang Titi. Keberangkatan direncanakan mengikuti jadwal pelaksanaan Haul, yakni Sabtu, 26 September 2026. Rombongan DDII juga akan menginap di Tumbang Titi selama rangkaian kegiatan.
Untuk itu, panitia Haul KH. Muhammad Said diharapkan dapat mempersiapkan rumah singgah atau tempat menginap bagi rombongan dan jamaah DDII Kabupaten Ketapang yang datang untuk mengikuti sekaligus mengisi rangkaian acara haul.
JEJAK SEJARAH YANG TIDAK TERPUTUS
Keterlibatan DDII dalam Haul KH. Muhammad Said bukanlah sebuah agenda yang muncul secara tiba-tiba. Ada jejak sejarah yang menghubungkan DDII dengan lahirnya kembali tradisi haul tersebut.
Pada masa kepemimpinan Ustaz Abdul Samad (almarhum), DDII turut membawa gagasan untuk melaksanakan Haul KH. Muhammad Said. Gagasan tersebut mengemuka dalam rangkaian Safari Ramadan DDII di Tumbang Titi pada 16–17 April 2022.
Dalam kunjungan tersebut, Ustaz Abdul Samad bersama rombongan menyempatkan diri berziarah ke makam KH. Muhammad Said setelah salat Subuh. Dari momentum tersebut, muncul gagasan untuk menghidupkan kembali peringatan haul sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan, dakwah, dan warisan keilmuan KH. Muhammad Said.
Gagasan itu kemudian disambut baik oleh zuriat KH. Muhammad Said, Uti Adi Murshall/M. Abdul Hadi/Uti M. Iswadi, yang oleh masyarakat Tumbang Titi lebih akrab dipanggil Ami Adi.
Ami Adi merupakan salah satu keturunan KH. Muhammad Said. Dari jalur ayah, beliau merupakan keturunan H. Uti Nasruddin bin Uti Safuan bin Uti Makhsus bin H. Abdul Mukti bin KH. Muhammad Said.
Sementara dari jalur ibu, garis keturunannya lebih dekat, YAKNI IBUNYA Utin Mulazimah binti Uti Rajali bin Uti Muhammad Rais (UTI UJANG) bin KH. Muhammad Said.
Dengan sambutan baik dari zuriat dan masyarakat Tumbang Titi, gagasan tersebut kemudian tidak berhenti sebagai wacana. Haul KH. Muhammad Said untuk pertama kalinya benar-benar dilaksanakan pada Oktober 2022.
Pelaksanaan haul perdana tersebut menjadi sebuah momentum penting. Dari situlah kemudian tumbuh semangat dan motivasi yang luar biasa untuk terus menjaga, mengembangkan, dan melanjutkan Haul KH. Muhammad Said dari tahun ke tahun.
Kini, memasuki tahun 2026, perjalanan tersebut kembali berlanjut. Haul KH. Muhammad Said bukan hanya menjadi sebuah kegiatan tahunan, tetapi telah berkembang menjadi momentum silaturahmi, dakwah, ziarah, serta penghormatan terhadap ulama dan leluhur yang memiliki jejak penting dalam sejarah keilmuan dan dakwah di Kabupaten Ketapang.
Kehadiran DDII Kabupaten Ketapang pada Haul tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sebuah gagasan yang lahir dari ziarah dan kepedulian terhadap sejarah ulama dapat tumbuh menjadi tradisi yang terus diwariskan.
Dari ziarah Ramadan 2022, lahir sebuah gagasan.
Dari gagasan, lahirlah Haul KH. Muhammad Said.
Dan dari haul perdana itu, tumbuh sebuah ikhtiar besar untuk menjaga warisan ulama hingga hari ini.
( Adimurshall ) Tumbang Titi 06-09-2026.
