Bupati Pulang Pisau Pimpin Apel Besar Karhutla, Tegaskan Status Siaga di Tumbang Nusa

oleh -114 Dilihat
oleh

Bupati H. Ahmad Rifa’i, S.Kom memberikan amanat saat Apel Besar Penanganan Karhutla di Desa Tumbang Nusa, Senin (27/7/2026). Karhutla di lahan gambut sejak 2 Juli 2026 belum padam dan telah ditetapkan Status Siaga Bencana.

MBN/PULANG PISAU/KALTENG – Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i, S.Kom memimpin langsung Apel Besar Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Senin (27/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Apel tersebut dihadiri Forkopimda, Forkopimcam Jabiren, Kepala OPD, relawan, TNI, Polri, BPBD dan seluruh peserta yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan keprihatinan atas kondisi karhutla di Kabupaten Pulang Pisau, khususnya di Desa Tumbang Nusa. Api telah membakar lahan gambut sejak tanggal 2 Juli 2026 hingga saat ini dan cenderung terus meluas.

“Bencana karhutla di Kabupaten Pulang Pisau khususnya di Desa Tumbang Nusa sejak tanggal 2 Juli sampai sekarang masih belum padam dan cenderung membesar,” tegas Bupati.

Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut yang tebal menjadi tantangan tersendiri dalam pemadaman. Ditambah kondisi musim kemarau yang panas membuat api sulit dipadamkan secara total.

“Oleh karena itu, upaya yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan menyekat dan membasahi. Ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah perluasan lahan yang terbakar,” ujarnya.

Untuk memperkuat penanganan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau telah menetapkan Status Siaga Bencana Karhutla melalui Keputusan Bupati Nomor 240 Tahun 2026. Dengan status tersebut, seluruh upaya penanganan dilakukan secara terpadu melalui POSKO Siaga Bencana Karhutla Kabupaten Pulang Pisau yang melibatkan berbagai pihak.

Di akhir amanatnya, Bupati H. Ahmad Rifa’i mengajak seluruh pihak untuk bekerja secara kompak. Ia juga mengajak masyarakat memanjatkan doa.

“Harapannya, dengan kerjasama yang kompak dari para pihak kebakaran lahan karhutla bisa teratasi. Dan di atas itu semua, doa kita kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa agar turun hujan di Desa Tumbang Nusa dan Tanjubh Taruna,” pungkasnya.

Apel besar ini menjadi bentuk keseriusan Pemkab Pulang Pisau dalam menangani karhutla agar tidak berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas warga. (ron)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.