Bupati Pulang Pisau Hadiri Maulid Nabi di Lapangan Kantan Muara Bersama Ustad Solmed

oleh -112 Dilihat
oleh
Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i saat memberikan sambutan dalam Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi di Desa Kantan Muara

MBN/PULANG PISAU/KALTENG – Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1448 H / 2026 M. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Kantan Muara, Kecamatan Pandih Batu, pada Minggu 06 September 2026.

Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah kondang Ustad Sholeh Mahmoed Nasution atau Ustad Solmed ini dihadiri masyarakat dan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Pandih Batu.

Dalam sambutannya, Bupati H. Ahmad Rifa’i menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i bersama Ustad Solmed, Forkopimda, dan tamu undangan saat menghadiri Pengajian Terbuka Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H / 2026 M di Desa Kantan Muara, Kecamatan Pandih Batu, Minggu 06 September 2026.

Bupati menekankan, momentum Maulid Nabi harus menjadi pengingat untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Di kesempatan yang sama, Bupati Ahmad Rifa’i juga mengimbau kepada seluruh kepala desa dan jajaran pemerintah desa untuk meningkatkan kesiagaan serta menggerakkan warganya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di musim kemarau.

“Kades diminta aktif mengingatkan warga agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Jika ada menemukan titik api sekecil apa pun, warga dan perangkat desa diminta segera melapor agar tidak cepat meluas,” pinta Bupati H. Ahmad Rifa’i.

Kegiatan Tabligh Akbar ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga lingkungan dari ancaman bencana karhutla.(ron)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.