MBN / Barito Utara, Rabu 16 September 2026 – Puluhan warga dari Desa Hajak dan Desa Sikuli, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mendatangi kantor PT Perkasa Sawit Permai untuk meminta kejelasan terkait penolakan pembelian buah sawit milik warga.
Kedatangan warga tersebut untuk melakukan wawancara dan konfirmasi langsung kepada pihak manajemen perusahaan.
HASIL WAWANCARA DENGAN PIHAK PERUSAHAAN
Dalam pertemuan tersebut, Manajer PT Perkasa Sawit Permai menyampaikan bahwa:
_”Buah sawit dari warga Desa Hajak dan Desa Sikuli tidak masuk dalam kriteria yang ditetapkan oleh PT Perkasa Sawit Permai. Untuk itu kami tidak dapat menerima pembelian buah dari warga”_.
Pernyataan tersebut sontak memicu kekecewaan dari warga yang hadir.
KELUHAN WARGA
Warga mempertanyakan kebijakan perusahaan yang dinilai tiba-tiba dan tidak transparan.
_”Kenapa baru sekarang dikatakan buah sawit warga tidak masuk kriteria? Sebelumnya tidak ada permasalahan. Selama ini kami setor dan tetap diterima. Tiba-tiba sekarang ditolak”_ ujar salah satu perwakilan warga.
Warga juga menyoroti adanya ketidakadilan, karena menurut pengakuan warga, buah sawit dari perusahaan lain tetap diterima dan dibeli oleh PT Perkasa Sawit Permai, sementara buah milik warga justru ditolak.
_”Kami protes. Kalau memang ada kriteria, kenapa dari awal tidak disosialisasikan? Ini merugikan kami. Hasil kebun kami mau dijual kemana kalau bukan ke PT ini”_ tegas warga saat berdialog.
TUNTUTAN WARGA:
1. Keterbukaan Kriteria pembelian buah sawit yang jelas dan tertulis
2. Sosialisasi kepada seluruh plasma dan warga penghasil sawit
3. Solusi agar buah sawit warga tetap dapat terserap dan tidak merugikan petani.
NARASUMBER:
Bapak Hendri Won – Tokoh Masyarakat / TK Bin Kubeng Desa Hajak
DAMPAK:
Penolakan ini dikhawatirkan akan berdampak pada *penurunan pendapatan petani sawit* di dua desa tersebut, mengingat PT Perkasa Sawit Permai merupakan salah satu perusahaan terdekat dan menjadi tujuan utama penjualan hasil panen warga.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu itikad baik dan solusi dari pihak manajemen PT Perkasa Sawit Permai agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
PEWARTA : Dede Pramanaku
PENULIS : Usupriyadi, Tim
Barito Utara




