
Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i, S.Kom bersama Forkopimda, tokoh agama dan masyarakat mengikuti rangkaian peringatan dengan khidmat.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen untuk menjaga kerukunan, memperkuat keimanan, dan bersama-sama mencegah Karhutla di musim kemarau.
MBN/PULANG PISAU/KALTENG – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Baiturrahman, Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku. Masyarakat berkumpul bersama Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i dalam Safari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Senin 24 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak agar peringatan Maulid tidak berhenti pada seremonial semata.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk memperkuat keimanan, sekaligus memperkuat kepedulian kita terhadap sesama dan lingkungan”, pesan Bupati.
Bupati mengingatkan, Rasulullah SAW adalah teladan dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan amanah. Nilai-nilai itu dinilai sangat relevan untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga kerukunan. Membangun Pulang Pisau tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kita butuh tangan-tangan masyarakat yang mau bergotong royong”, ujarnya.
Menariknya, di tengah agenda keagamaan, Bupati juga menyelipkan pesan penting terkait kondisi kemarau. Ia mengajak warga Desa Tahai Baru menjadi garda terdepan dalam pencegahan Karhutla.

“Di tengah kondisi kemarau saat ini, mari kita tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Jangan melakukan pembakaran sembarangan. Jaga kesehatan kita dari dampak asap”, ajak Bupati.
Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan Maulid. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan, kedamaian dan kesejahteraan bagi warga Tahai Baru, Maliku, dan Pulang Pisau secara umum.
Kegiatan dihadiri Forkopimda, Kepala OPD, Kemenag, Camat Maliku, Kades Tahai Baru, BPD, tokoh agama, dan masyarakat setempat. (ron)


