Jalan Rusak di Desa Belaban Menjadi Sorotan, Warga Berharap Penanganan yang Lebih Optimal

oleh -165 Dilihat
oleh

MBN// Ketapang// Kalbar – Kondisi sejumlah ruas jalan di Desa Belaban menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Menurut pandangan sebagian warga, meningkatnya intensitas lalu lintas kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS) yang berkaitan dengan aktivitas PT. Agriplus (BKRE) dinilai ikut memberikan tekanan terhadap kondisi jalan yang digunakan setiap hari oleh masyarakat.

‎Warga mengaku berharap agar infrastruktur jalan tetap menjadi perhatian bersama, mengingat jalan tersebut tidak hanya digunakan untuk mendukung aktivitas usaha, tetapi juga menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari.

‎Di tengah kondisi tersebut, sebagian masyarakat juga menilai upaya perbaikan jalan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) masih belum memenuhi harapan mereka. Menurut pandangan warga, penanganan yang dilakukan dinilai belum mampu memberikan solusi yang bertahan lama terhadap kondisi jalan yang rusak, sehingga ketika curah hujan meningkat atau lalu lintas kendaraan kembali padat, kerusakan kembali muncul di beberapa titik.

‎”Kami berharap perbaikannya benar-benar mampu memberikan manfaat jangka panjang, karena jalan ini dipakai setiap hari oleh masyarakat,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di Desa Belaban.

Bagi masyarakat, program CSR tidak hanya dipandang sebagai bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, warga berharap setiap program perbaikan infrastruktur dapat direncanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kondisi lapangan agar hasilnya lebih optimal.

‎Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan (perubahan atas UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan).

‎- Menegaskan bahwa setiap pihak yang memanfaatkan jalan wajib menjaga fungsi jalan dan tidak melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan jalan.
‎- Penggunaan jalan oleh kendaraan perusahaan harus memperhatikan daya dukung dan kelas jalan.

‎Sejumlah tokoh masyarakat juga berpendapat bahwa komunikasi yang lebih intensif antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menjadi langkah positif dalam menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai. Melalui dialog yang terbuka, berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penyusunan program perbaikan ke depan.

‎Masyarakat Desa Belaban pada prinsipnya menyambut baik keberadaan investasi yang memberikan manfaat bagi daerah. Namun, mereka berharap keberlangsungan aktivitas perusahaan juga diiringi dengan perhatian terhadap kondisi infrastruktur yang digunakan bersama, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. LD

‎Sumber: Ispak & Masyarakat Desa Belaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.