MBN ||SINTANG – Sungai Sepaok Keruh diduga karena ada Aktivitas Penambangan Emas ilegal (PETI) di daerah hulu menimbulkan dampak lingkungan serius dan mengancam kehidupan warga sekitar.
Saat awak media melitas di Jln Trans Kalimantan tepatnya di jembatan sepaok nampak air sungai begitu keruh, awak mediapun senggah dan coba bincang-bicang sama warga. Warga mengeluh dengan Aktifitas PETI karena mengakibatkan air sungai sepaok keruh.
Warga yang menggantungkan mata pencaharian sebagai petani nelayan sangat khawatir akan kelangsungan hidup mereka. Sebab, kondisi air Sungai Sepaok semakin keruh akibat aktivitas PETI tersebut.
Tidak hanya itu saja, hampir seluruh masyarakat di bantaran Sungai DAS Sepaok menggantungkan kehidupan sehari-hari pada air sungai, termasuk untuk air minum, memasak, dan mencuci.
Warga menuntut pemerintah dan aparat hukum meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum agar tambang ilegal tidak terus beroperasi.
“Apakah tambang ilegal seperti ini dibiarkan oleh pihak kepolisian?” tegas, Anton seorang warga kecamatan Sepaok saat ketemu awak media, Sabtu (07/02/2026)
Warga menyampaikan bahwa petani nelayan dan petani keramba ikan sangat terganggu atas aktivitas PETI tersebut.
“Banyak warga petani nelayan DAS sepaok mengeluh aktivitas PETI itu,” ucap dia ketika dibincangi media ini singkat beberapa waktu lalu.





