
Dekan sekaligus Ketua Panitia Wisuda, Rahmiati, S.H.,M.H., menegaskan bahwa peningkatan jumlah lulusan tahun ini menjadi bukti kemajuan Universitas Tangerang Raya dalam mencetak insan akademis yang siap bersaing dan berkontribusi bagi negara.
Sorotan utama tertuju pada Orasi Ilmiah Ketua Komisi Kejaksaan RI, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, S.H.,M.H. Dalam pidatonya, Prof. Puji mengangkat pentingnya literasi, pendidikan, dan integritas sebagai pondasi lahirnya pemimpin masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa tokoh-tokoh besar bangsa seperti Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan Buya Hamka adalah bukti bagaimana literasi menyalakan keberanian, ketajaman gagasan, dan kemampuan memimpin bangsa.
“Nama-nama seperti Sukarno, Bung Hatta, dan Hamka membuktikan bahwa literasi adalah fondasi perubahan. Mereka mampu memimpin karena memiliki pengetahuan, wawasan luas, dan integritas tinggi,” ujar Prof. Puji dalam orasinya.
Prof. Puji kemudian mengingatkan para wisudawan bahwa kepahlawanan bukan hanya milik mereka yang tercatat dalam lembar sejarah. Setiap individu memiliki ruang untuk menjadi pahlawan dalam lingkup kehidupannya masing-masing.
“Kita semua adalah pahlawan minimal menjadi pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dan itu hanya dapat diwujudkan dengan menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari ke depan,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah para wisudawan dan keluarga.

Melalui orasi ilmiah tersebut, Prof. Puji berharap lulusan Universitas Tangerang Raya memasuki dunia kerja dengan membawa nilai kejujuran, tanggung jawab, integritas, literasi yang kuat, serta karakter unggul sebagai bekal berkontribusi bagi Indonesia menuju 2045.
Wisuda ke-VI UTARA menjadi momentum penting bagi kampus untuk menegaskan kembali komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap memimpin perubahan dengan karakter yang kokoh.
